Sport

Pemain Muda Timnas Indonesia Bongkar Sifat Asli John Herdman: Latihan Tak Bisa Enjoy

Foto : Michael Jones - nusantaranews1.com

Pemain Muda Timnas Indonesia Bongkar Sifat Asli John Herdman: Latihan Tak Bisa Enjoy

Nusantaranews1.com – Sejumlah pemain muda Timnas Indonesia baru-baru ini mengungkapkan sifat asli pelatih asal Kanada, John Herdman, dalam proses pembinaan timnas. Mereka menyebutkan bahwa latihan di bawah arahan Herdman tidak bisa dilakukan dengan santai, karena pelatih ini sangat menekankan kompetitif dan konsistensi. Dalam sesi pelatihan, para pemain diharuskan memberikan performa terbaik untuk menunjukkan kemampuan maksimal, sesuai dengan gaya yang dipakai Herdman.

Metode Latihan yang Menuntut Keunggulan

John Herdman dikenal sebagai pelatih yang berfokus pada pengembangan mental pemain sejak awal. Menurut pengakuan dari salah satu pemain muda, Alfharezzi Buffon, latihan di bawah Herdman selalu penuh tekanan, karena setiap sesi dianggap sebagai perlombaan. “Coach John Herdman itu punya passion yang sangat kuat. Jadi, di setiap latihan dia mau pemain-pemainnya tunjukkan kemauan terbaik,” ujar Buffon di Bogor, Minggu (21/6/2026).

Ketatnya persaingan antar pemain bukan hanya memicu semangat, tetapi juga menjadi alat untuk menguji kesiapan tim menghadapi tantangan kompetitif. Herdman menggunakan pendekatan yang terbukti efektif, yakni dengan menciptakan lingkungan latihan yang memaksa pemain saling melomba. Hal ini dianggap sebagai cara untuk membangun mental juara sejak dini, mengingat pentingnya persiapan menuju Piala AFF 2026.

Peran Persaingan dalam Membentuk Mental Timnas

Kepala pelatih John Herdman percaya bahwa latihan harus menjadi bagian dari perjuangan untuk meraih kesuksesan. Metode ini memaksa pemain muda untuk terus berkembang, baik secara teknik maupun mental. “Di setiap sesi latihan kita selalu beradu, karena mereka pengennya ada tim yang juara,” tambah Buffon.

Kebiasaan ini dirasa penting karena Piala AFF 2026 akan menjadi ajang yang menentukan kemajuan Timnas Indonesia. Turnamen yang dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 itu menuntut pemain memiliki mental baja, sehingga Herdman memilih metode latihan yang memaksimalkan tekanan dan ketatnya persaingan.

Pemain muda yang lain juga memberikan kesan serupa. Mereka menyebutkan bahwa Herdman selalu memantau kelelahan dan kemampuan masing-masing pemain, lalu mengatur sesi latihan secara dinamis. Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan konsistensi performa, karena para pemain selalu waspada dan berusaha memberikan hasil terbaik di setiap sesi.

Seorang pemain muda lainnya mengungkapkan bahwa kedisiplinan dan semangat juara yang diinstilasi Herdman mampu merubah pola pikir mereka. “Latihan dengan Coach Herdman bukan sekadar latihan, tapi ujian mental,” kata pemain tersebut. Dengan cara ini, Herdman tidak hanya mengasah teknik, tetapi juga membentuk karakter pemain yang siap menghadapi tekanan di level internasional.

Leave a Comment