Topics Covered: Conte Ngamuk Napoli Dipermalukan Bologna, Tiket Liga Champions Belum Aman
Conte Ngamuk Usai Napoli Kalah dari Bologna, Tiket Liga Champions Belum Aman
Topics Covered – BOLOGNA – Antonio Conte, pelatih Napoli, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam setelah timnya kalah 2-3 dari Bologna pada giornata ke-36 Liga Italia 2025-2026, Selasa (12/5/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini semakin memperketat persaingan untuk tiket Liga Champions, meskipun Napoli masih memiliki dua pertandingan tersisa. Kritik tajam dari Conte menyoroti ketidakpuasan terhadap strategi dan performa tim, yang dinilai belum memenuhi ekspektasi dalam mempertahankan posisi di zona Liga Champions.
Analisis Pertandingan dan Strategi Pressing
Pertandingan antara Napoli vs Bologna berlangsung sengit, dengan Bologna berhasil mencuri kemenangan berkat gol Federico Bernardeschi dan Riccardo Orsolini yang membuat skor 2-0 ke awal laga. Jonathan Rowe memperkecil ketertinggalan dengan golnya di masa injury time, tapi itu tidak cukup untuk menyelamatkan Partenopei. Topics Covered menyoroti bahwa kegagalan pressing Napoli menjadi poin utama kritik Conte, yang menyatakan bahwa strategi ini harus diterapkan secara konsisten untuk menghindari kesalahan fatal.
“Kalau melakukan pressing, maka harus dilakukan dengan benar. Kalau setengah-setengah, kami hanya berlari tanpa hasil,” ujar Conte kepada DAZN Italia, seperti dikutip Football Italia.
Kritik tersebut terutama menargetkan kinerja pemain dalam menjaga dominasi di babak pertama, serta ketidakmampuan mengubah momentum di babak kedua. Conte mengungkapkan bahwa kegagalan ini mencerminkan kurangnya koordinasi antar pemain dan keputusan taktik yang kurang tepat. Dengan kemenangan Bologna, perbedaan jarak antara Napoli dan tim-tim di bawahnya semakin mengarah ke persaingan ketat yang memperumit langkah menuju Liga Champions.
Persaingan Klasemen dan Harapan Akhir
Kekalahan Napoli kini membuat mereka hanya unggul dua poin dari Juventus di peringkat ketiga, serta tiga poin dari AC Milan dan AS Roma. Bahkan Como, yang berada di posisi ke-18, masih memiliki peluang karena hanya tertinggal lima angka dari Napoli. Topics Covered menunjukkan bahwa keadaan ini memaksa Napoli untuk fokus penuh pada dua laga terakhir, yang menjadi penentu apakah mereka akan lolos atau tidak.
“Ada dua pertandingan lagi. Kami harus memulihkan tenaga dan mengamankan tiket Liga Champions dalam dua laga tersebut,” kata Conte, yang menegaskan pentingnya konsentrasi maksimal dari para pemain.
Pelatih asal Italia itu juga mengakui bahwa kegagalan dalam mempertahankan hasil imbang di akhir laga menjadi bumerang bagi Napoli. Kombinasi antara tekanan mental pemain dan kurangnya efisiensi serangan dalam menit-menit kritis menjadi penyebab utama kekalahan. Topics Covered menyoroti bahwa keadaan ini menunjukkan tantangan besar bagi Napoli, yang sebelumnya dianggap sebagai kandidat kuat untuk mengamankan tiket Liga Champions.
Kinerja Pemain Kunci dan Harapan Conte
Dalam upaya mempertahankan performa, Conte juga menyoroti Rasmus Hojlund, striker muda yang terus dimainkan karena ketiadaan opsi penyerang lain. “Dia satu-satunya striker yang kami miliki sekarang, sehingga terus bermain. Saya ingin memberinya istirahat, tapi dia masih muda, punya energi besar, bekerja keras untuk tim, dan bisa berkembang lebih lanjut,” ujar Conte. Hal ini menunjukkan bahwa Conte yakin pada potensi Hojlund meskipun masih menghadapi tekanan di posisi penyerang.
Conte juga memberikan apresiasi terhadap Alisson Becker, yang dinilai berkembang pesat sejak bergabung dari Sporting. “Saat datang dari Sporting, dia hampir tidak pernah menjadi starter, jadi prosesnya membutuhkan kerja keras,” katanya. Topics Covered menggarisbawahi bahwa kepercayaan Conte terhadap pemain seperti Alisson dan Hojlund menjadi fondasi dalam upaya mengamankan posisi di Liga Champions.
Ketidakpuasan Conte terhadap hasil laga ini mengingatkan kembali bahwa tiket Liga Champions tidak bisa dianggap aman. Dengan dua pertandingan tersisa, Napoli harus memperbaiki performa mereka agar tidak terjatuh ke zona aman. Topics Covered menegaskan bahwa keputusan taktis dan mental pemain akan menjadi penentu dalam beberapa hari ke depan.