Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Hidayat Batubara Pasang Target Gila di PON 2028, Biliar Sumut Dibidik Lampaui 17 Medali

Published Juni 22, 2026 · Updated Juli 21, 2026 · By Patricia Rodriguez - nusantaranews1.com

Foto : Patricia Rodriguez - nusantaranews1.com

Hidayat Batubara Pasang Target Gila di PON 2028, Biliar Sumut Dibidik Lampaui 17 Medali

Nusantaranews1.com – Dalam menghadapi tantangan baru, Hidayat Batubara, ketua baru POBSI Sumut, menetapkan ambisi besar untuk meningkatkan prestasi olahraga biliar di daerahnya. Ia ingin Sumatera Utara tidak hanya mengejar target 17 medali yang dicapai pada PON sebelumnya, tetapi juga melebihi jumlah tersebut dalam PON 2028 yang akan dihelat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Fokus utama dari rencana ini adalah meningkatkan daya saing atlet biliar Sumut di tengah persaingan yang semakin ketat.

Membangun Sistem Pembinaan yang Lebih Kuat

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas atlet, Hidayat mengungkapkan bahwa sistem pembinaan olahraga biliar di Sumut akan direformulasi secara menyeluruh. "Kami ingin menghadapi tantangan dengan strategi yang lebih modern, termasuk memperkuat pelatihan atlet dan memastikan fasilitas yang optimal," jelasnya. Tantangan utama yang dihadapinya adalah keterbatasan anggaran dan kurangnya dukungan dari pemangku kepentingan di luar kompetisi.

"Menghadapi tantangan ini, saya percaya bahwa perubahan di tingkat kepengurusan akan menjadi kunci keberhasilan. Kami akan fokus pada pengembangan talenta muda dan keberlanjutan program pelatihan," ujar Hidayat dalam wawancara khusus.

Strategi untuk Meraih Hasil Lebih Baik

Untuk mewujudkan target tersebut, Hidayat berencana mengadakan kerja sama dengan klub-klub biliar di berbagai kota di Sumut. Ia juga ingin mengintegrasikan teknologi pelatihan terkini untuk meningkatkan kinerja atlet. "Peningkatan jumlah medali membutuhkan komitmen yang luar biasa, dan kami akan menghadapi tantangan itu dengan tekad yang sama kuatnya," tambahnya.

Menurut rencana, kepengurusan baru akan mengadakan kegiatan uji coba dan pertandingan regional sebelum PON 2028. Ini bertujuan untuk mengidentifikasi atlet potensial dan memastikan mereka siap bertanding di tingkat nasional. "Menghadapi tantangan seperti ini, kami tidak akan ragu untuk memberikan fasilitas terbaik kepada para atlet," lanjut Hidayat.

Kompetisi yang Semakin Ketat

PON 2028 akan menjadi ajang paling penting bagi olahraga biliar Sumut. Dengan meningkatnya jumlah peserta dan kualitas atlet dari daerah lain, Hidayat mengakui bahwa tantangan untuk meraih medali lebih banyak akan terasa. "Kami harus terus berinovasi agar bisa bersaing dengan daerah seperti DKI Jakarta atau Jawa Timur," katanya.

"Dalam menghadapi tantangan, kami akan menekankan keberagaman dan kemampuan para atlet untuk menunjukkan keunggulan di setiap babak pertandingan," tutur Syafril Nasution, ketua harian PB POBSI, yang mendukung langkah Hidayat ini.

Kebutuhan akan konsistensi kinerja atlet selama empat tahun ke depan menjadi fokus utama. Hidayat berharap program pembinaan yang dicanangkan dapat memberikan hasil nyata, terutama dalam menghadapi kompetisi yang semakin berat. "Kami yakin dengan potensi Sumut dan kemampuan para atlet untuk meraih medali lebih banyak," pungkasnya.