Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Ada Suporter Bersarung dan Berkopiah saat Madura United Hajar Persib 1-0, Ini Alasannya!

Published Oktober 24, 2026 · Updated Oktober 24, 2026 · By William Garcia - nusantaranews1.com

Foto : William Garcia - nusantaranews1.com

Madura United Rayakan Hari Santri dengan Kemenangan atas Persib

Nusantaranews1.com – Atmosfer berbeda terasa di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, saat Madura United menjamu Persib Bandung pada Kamis malam, 22 Oktober 2026. Ribuan pendukung tuan rumah hadir mengenakan perpaduan jersey Laskar Sape Kerrab, sarung, dan kopiah dalam laga pekan keenam Super League 2026-2027.

Nuansa khas tersebut bukan sekadar gaya suporter di tribune. Madura United menjadikan pertandingan itu sebagai bagian dari peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober. Di tengah semarak perayaan budaya lokal, tuan rumah akhirnya menang 1-0 melalui gol Dimitar Mitkov pada menit ke-89.

Sarung dan Kopiah sebagai Identitas Madura

Sejumlah suporter juga membawa syal klub sembari memberikan dukungan kepada Madura United. Kombinasi atribut sepak bola dan pakaian yang lekat dengan kehidupan santri menciptakan pemandangan yang menonjol sepanjang pertandingan melawan Maung Bandung.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menilai sarung serta kopiah mempunyai arti mendalam bagi masyarakat Madura. Kedua atribut itu menggambarkan hubungan kuat masyarakat Pulau Garam dengan lingkungan pesantren dan kehidupan para santri.

"Bagi Madura, Hari Santri adalah hari yang sangat spesial karena ada ratusan ribu santri di sini. Itulah mengapa saya selalu mengatakan bahwa Madura adalah santri, dan sarungan adalah identitas santri Madura," ujar Achsanul.

Perayaan di stadion menunjukkan bahwa identitas daerah tetap dapat hadir dalam pertandingan sepak bola modern. Dukungan terhadap klub tidak menghilangkan nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat, sementara atmosfer kompetitif di lapangan tetap terjaga.

Bagi Madura United, sepak bola juga dapat menjadi ruang untuk mengenalkan kekayaan tradisi kepada penonton yang datang ke stadion. Pertandingan besar seperti menghadapi Persib memberi panggung yang lebih luas bagi unsur budaya Madura untuk terlihat dan diapresiasi.

Pesan Penghormatan bagi Pendukung Tamu

Selain mengangkat budaya santri, Madura United turut membawa pesan tentang pentingnya menghormati tamu. Nilai tersebut menjadi bagian dari tradisi masyarakat Madura ketika menerima kunjungan tim lain, termasuk rombongan Persib Bandung yang bertandang ke Pamekasan.

Rivalitas antarklub tidak seharusnya menghapus sikap saling menghargai. Pendukung lawan yang datang untuk menyaksikan pertandingan tetap menjadi tamu yang patut disambut dengan baik. Gagasan itu ingin ditegaskan klub kepada para suporternya melalui laga tersebut.

"Menyambut tamu dengan tangan terbuka dan penghormatan penuh adalah amanah tradisi yang terus dijaga, sebab bagi warga Madura, kehadiran tamu senantiasa dimaknai sebagai pembawa keberkahan," jelas Achsanul.

Pesan ini memberi konteks bahwa semangat pertandingan tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir. Sepak bola dapat menjadi tempat bertemunya berbagai kelompok pendukung dalam suasana yang tegang, tetapi tetap berlandaskan sportivitas dan penghormatan.

"Semua tamu kami sambut dengan baik karena bagi orang Madura, tamu adalah rezeki," tuturnya.

Ul-Daul Meriahkan Stadion

Identitas lokal yang dihadirkan Madura United tidak berhenti pada busana para pendukung. Klub juga menampilkan musik tradisional Ul-Daul atau Tong-Tong, yang dibawakan bersama para penari untuk menghibur penonton di stadion.

Pertunjukan kesenian khas Madura itu digelar ketika jeda babak pertama dan kembali ditampilkan setelah pertandingan usai. Seluruh penonton dapat menikmati penampilan tersebut, termasuk pendukung Persib yang datang ke Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Kehadiran Ul-Daul memperluas makna laga sepak bola malam itu. Stadion bukan hanya menjadi lokasi pertandingan antara dua tim, melainkan juga ruang perjumpaan budaya. Melalui musik, tarian, pakaian, dan dukungan suporter, Madura United menampilkan unsur yang dekat dengan masyarakat setempat.

Gol Mitkov Mengunci Tiga Poin

Di lapangan, Madura United dan Persib menjalani pertandingan yang ketat. Saat laga tampak menuju hasil imbang, Dimitar Mitkov mencetak gol pada menit ke-89 untuk membawa Laskar Sape Kerrab unggul 1-0.

Gol di penghujung waktu normal itu menjadi pembeda sekaligus memastikan tiga poin penting bagi tim tuan rumah. Persib berusaha mengejar setelah tertinggal, tetapi tidak berhasil mencetak gol penyeimbang hingga peluit akhir dibunyikan.

Maung Bandung pun meninggalkan Pamekasan tanpa tambahan poin. Sementara itu, Madura United memperoleh kemenangan yang terasa semakin istimewa karena diraih dalam suasana peringatan Hari Santri dan perayaan budaya daerah.

Achsanul berharap penggabungan sepak bola dengan tradisi lokal dapat terus dikembangkan dalam kompetisi Indonesia. Klub memiliki kesempatan untuk menghadirkan kegiatan kreatif yang melibatkan suporter sekaligus memperkenalkan kebudayaan dari daerah masing-masing.

"Ide-ide budaya lokal seperti ini sangat efektif jika dilekatkan dengan sepak bola. Keduanya bisa berjalan seiring antara kreativitas dan sportivitas," pungkasnya.

Kemenangan atas Persib akhirnya memberi Madura United lebih dari sekadar hasil positif di klasemen. Laga tersebut menjadi gambaran bahwa dukungan fanatik, persaingan olahraga, tradisi santri, serta kesenian Ul-Daul dapat hadir dalam satu peristiwa yang sama tanpa saling meniadakan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Ada Suporter Bersarung dan Berkopiah saat?

Ada Suporter Bersarung dan Berkopiah saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ada Suporter Bersarung dan Berkopiah saat matter?

Ada Suporter Bersarung dan Berkopiah saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.