Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Wasit Dipukul Tim Official

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Mary Jones - nusantaranews1.com

Wasit Dipukul Official di Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup Bangkalan

Nusantaranews1.com – Stadion Gelora Bangkalan di Jawa Timur kembali menjadi pusat perhatian setelah Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup mengalami kericuhan yang melibatkan wasit dan official tim. Insiden ini terjadi saat pertandingan berlangsung sengit, di mana seorang wasit menjadi sasaran serangan fisik dari official tim Banteng Papua Tengah. Wasit tersebut akhirnya terpaksa berlari menyelamatkan diri ke ruang ganti dengan pengawalan ketat dari petugas keamanan yang hadir di lokasi.

Detail Insiden Pemukulan Wasit

Kericuhan dalam Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup ini bermula dari pertandingan antara tim Banteng Papua Tengah melawan Banteng Jogjakarta. Ketegangan mulai terlihat jelas ketika para official Banteng Papua Tengah mengelilingi wasit untuk menyampaikan protes keras terkait keputusan yang mereka anggap tidak adil. Dalam situasi yang semakin memanas, salah satu official melayangkan pukulan langsung ke wajah wasit. Hantaman keras itu membuat wasit terhuyung sebelum akhirnya dievakuasi petugas keamanan ke ruang ganti dengan aman.

Pertandingan sempat terhenti selama kurang lebih 15 menit akibat insiden ini. Keputusan wasit pada menit ke-69 tidak diterima oleh salah satu pihak sehingga terjadi pergantian wasit setelah aksi pemukulan oleh official Papua. Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup yang biasanya berlangsung dengan lancar ini menunjukkan sisi lain dari semangat kompetisi yang kadang melampaui batas.

Konfirmasi dari Match Commissioner

Ahmad Subahri, Match Commissioner pertandingan, mengonfirmasi adanya insiden pemukulan yang menyebabkan laga terhenti. Ia menjelaskan bahwa kericuhan tidak hanya terjadi sekali, tetapi juga di akhir pertandingan ketika pihak Jogja juga tidak terima keputusan wasit.

Intinya ada pihak yang tidak terima keputusan wasit. Terjadi pergantian wasit setelah aksi pemukulan yang dilakukan official Papua. Laga sempat terhenti pada menit ke-69 selama kurang lebih 15 menit. Pada akhir pertandingan kembali ricuh karena pihak Jogja juga tidak terima keputusan wasit, ungkap Ahmad Subahri, Kamis (13/8/2026).

Pertandingan Berlanjut dengan Wasit Baru

Setelah jeda 15 menit, laga dilanjutkan dengan wasit pengganti. Tim Banteng Jogjakarta mendapat keuntungan dari eksekusi tendangan penalti yang berbuah gol, mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan mereka. Pertandingan berlangsung semakin keras hingga Banteng Papua Tengah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit injury time.

Suasana kembali memanas tepat saat peluit panjang menandakan berakhirnya pertandingan. Diduga tidak puas dengan kepemimpinan wasit pengganti, kubu Banteng Jogjakarta meluapkan emosinya dan memicu kericuhan susulan antar pemain dan official kedua tim. Wasit pengganti terpaksa lari terbirit-birit masuk ke lorong stadion untuk menghindari amukan massa sebelum akhirnya dievakuasi keluar arena oleh petugas keamanan.

Klarifikasi Penyebab Emosi Tim

Moses Nazareth, Asisten Pelatih Banteng Papua Tengah, menjelaskan bahwa aksi emosional timnya dipicu oleh kekecewaan atas keputusan kartu merah untuk kiper mereka, bukan karena hukum penalti. Ia menekankan bahwa bola tersebut bersifat fifty-fifty dan bukan pelanggaran keras.

Kami kurang puas dengan keputusan wasit mengenai alasan diganjarnya kartu kuning kedua (kartu merah) untuk kiper kami. Bola itu sifatnya fifty-fifty dan bukan pelanggaran keras. Kalau soal hukuman penalti, kami akui itu memang murni penalti, kata Moses Nazareth.

Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup Tetap Berjalan

Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup di Bangkalan tetap berlanjut meskipun mengalami beberapa insiden kecil. Kompetisi ini menjadi ajang bagi para pemain amatir untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan penonton lokal. Stadion Gelora Bangkalan yang menjadi venue utama terlihat penuh sesak dengan penonton yang antusias mengikuti setiap pertandingan.

Para official dan panitia turnamen bekerja keras untuk menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung. Meskipun terjadi kericuhan, semangat sportivitas tetap menjadi prioritas dalam Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup. Para pemain dan official diharapkan dapat lebih mengendalikan emosi di masa mendatang agar kompetisi dapat berjalan dengan lebih lancar.

FAQ Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup

Apa itu Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup? Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup adalah kompetisi sepak bola amatir yang diselenggarakan di Bangkalan, Jawa Timur, sebagai ajang bagi para pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Di mana lokasi Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup? Turnamen ini diselenggarakan di Stadion Gelora Bangkalan, yang terletak di kota Bangkalan, provinsi Jawa Timur.

Kapan insiden wasit dipukul terjadi? Insiden pemukulan wasit oleh official tim terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026, saat pertandingan antara Banteng Papua Tengah dan Banteng Jogjakarta berlangsung.

Siapa saja yang terlibat dalam kericuhan? Kericuhan melibatkan wasit, official tim Banteng Papua Tengah, dan official tim Banteng Jogjakarta. Wasit menjadi korban serangan fisik dari official Papua, sementara wasit pengganti juga menjadi sasaran amukan official Jogja di akhir pertandingan.

Berapa lama pertandingan terhenti akibat insiden? Pertandingan sempat terhenti selama kurang lebih 15 menit setelah wasit dipukul oleh official Papua pada menit ke-69.

Bagaimana hasil akhir pertandingan? Pertandingan berakhir dengan skor 2-2 setelah Banteng Papua Tengah berhasil menyamakan kedudukan pada menit injury time.

Related Reading