Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kronologi Kecelakaan Maut 3 Truk di Jalinsum Lampung Selatan – Rem Blong Hilang Kendali

Published Juni 17, 2026 · Updated Juni 17, 2026 · By David Jackson

Kronologi Kecelakaan Maut 3 Truk di Jalinsum Lampung Selatan

Kronologi Kecelakaan Maut 3 Truk di Jalinsum - Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan tiga truk boks terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Buring, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (16/6/2026). Berdasarkan laporan, kecelakaan ini disebabkan oleh kegagalan rem salah satu truk, yang menyebabkan hilangnya kendali dan bertabrakan dengan dua unit kendaraan di depannya. Kronologi Kecelakaan Maut 3 Truk ini menjadi perhatian publik karena menimbulkan korban jiwa dan kerusakan signifikan di sepanjang jalur tersebut.

Peristiwa Kecelakaan dan Penyebabnya

Kecelakaan berawal dari arah Bakauheni, di mana truk yang mengalami rem blong bergerak dengan kecepatan tinggi sebelum melintasi jalur menurun. Sopir truk tersebut sempat berusaha menghubungi kendaraan lain di depannya untuk memberi peringatan, tetapi upaya itu gagal mencegah tabrakan. Menurut keterangan saksi mata, truk yang kehilangan kendali menabrak dua kendaraan sebelum terjatuh ke jurang. "Sopir truk berusaha memberi tahu, tapi kondisi kendaraannya sudah tidak bisa dikendalikan," jelas Alan, warga setempat yang melihat kejadian tersebut.

Berdasarkan penyelidikan awal, kegagalan sistem pengereman pada truk yang pertama adalah faktor utama kecelakaan. Sistem rem blong terjadi di jalur yang curam, sehingga truk tidak mampu berhenti tepat waktu. Akibatnya, tabrakan beruntun terjadi, merusak bagian depan tiga kendaraan dan menyebarkan ratusan paket barang yang menjadi muatan salah satu truk ke jalan raya. Faktor lain yang memperparah situasi adalah kondisi jalan yang licin akibat hujan deras sebelumnya.

Detik-detik Tabrakan dan Korban

Kecelakaan terjadi saat truk yang kehilangan kendali menabrak dua kendaraan di depannya. Tabrakan pertama mengenai truk boks pertama, yang kemudian terjatuh ke jurang dan menyebabkan kaca depannya hancur berantakan. Truk kedua juga terlibat dalam benturan keras, sementara truk ketiga mengalami kerusakan pada bagian belakang. Dari tiga truk yang terlibat, dua di antaranya mengalami kerusakan parah, termasuk kabin yang hancur.

Menurut informasi yang diterima, dua sopir truk meninggal akibat tertimbun dalam kabin yang rusak. Salah satu korban, Muhamad Soleh, diketahui sebagai sopir truk pertama yang terjatuh ke jurang. Sopir truk kedua, yang identitasnya masih dalam proses pencarian, juga dinyatakan tewas di tempat kejadian. Sementara itu, sopir truk ketiga selamat, tetapi mengalami cedera ringan. "Korban pertama tewas seketika, sedangkan korban kedua meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit," kata Aiptu Jayamudin, Kanit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan.

Kondisi Setelah Kecelakaan

Kecelakaan yang terjadi di Jalinsum sempat memicu kemacetan panjang sepanjang jalur tersebut. Ratusan paket barang yang tumpah dari truk menyebabkan pengemudi lain terjebak di jalan raya, serta mengganggu pemandangan pengemudi. Petugas Satlantas dan personel TNI langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan memastikan keamanan pengguna jalan.

Dalam proses evakuasi, petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengangkat truk yang terjatuh dan menyelamatkan korban. Selain itu, kendaraan-kendaraan yang rusak dibawa ke tempat parkir dekat lokasi kejadian untuk diperbaiki. Kecelakaan ini juga memicu warga sekitar untuk ikut serta dalam upaya penyelamatan dan membagi informasi melalui media sosial.

Kesimpulan dan Peningkatan Kewaspadaan

Setelah kecelakaan terjadi, penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kegagalan sistem pengereman. Dalam investigasi, polisi mengumpulkan bukti seperti rekaman CCTV dan laporan saksi mata. Hasilnya, penyebab utama kecelakaan diketahui berawal dari kegagalan rem pada truk pertama, yang kemudian memicu beruntunnya tabrakan.

Kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi para pengemudi, terutama untuk memastikan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Kementerian Perhubungan mengimbau pengemudi truk untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap sistem pengereman dan menghindari mengemudi di jalan yang curam dengan kecepatan tinggi. Kronologi Kecelakaan Maut 3 Truk ini juga memperkuat kebutuhan penggunaan alat keselamatan seperti sabuk pengaman dan tali pengaman di kendaraan berat.