Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 800 Meter di Atas Puncak

Published September 20, 2026 · Updated September 20, 2026 · By Sarah Smith - nusantaranews1.com

Foto : Sarah Smith - nusantaranews1.com

Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Mencapai 800 Meter

Nusantaranews1.com – Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini Kolom abu teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak pada Minggu, 20 September 2026. Erupsi gunung api di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, tersebut terjadi pada pukul 09.26 WIT dan menghasilkan abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang.

Berdasarkan pengamatan, tinggi kolom abu itu mencapai kurang lebih 2.125 meter di atas permukaan laut. Material vulkanik terlihat bergerak ke arah timur dari puncak Gunung Ibu. Arah sebaran ini penting diperhatikan masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar kawasan gunung api.

Erupsi terekam selama 57 detik

Aktivitas Gunung Ibu pada Minggu pagi dicatat melalui alat pemantauan seismograf. Erupsi berlangsung selama 57 detik dengan amplitudo maksimum 28 milimeter. Data tersebut menjadi bagian dari pengamatan kondisi gunung api saat letusan berlangsung.

“Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Minggu, 20 September 2026, pukul 09:26 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 meter di atas puncak,” tulis Badan Geologi, Minggu (20/9/2026).

Pengamatan dilakukan oleh petugas Gunung Ibu, Darsono Haji Muhammad Nur. Hingga laporan disampaikan, kolom abu masih terlihat menjulang sekitar 800 meter dari puncak dan bergerak ke timur.

Informasi seperti tinggi kolom abu, warna abu, arah pergerakan, intensitas, serta rekaman kegempaan diperlukan untuk menggambarkan situasi yang terjadi di gunung api. Kondisi tersebut dapat berubah mengikuti aktivitas vulkanik dan arah angin di sekitar puncak.

Warga Diminta Menjauhi Kawah Aktif

Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini Kolom abu yang teramati menjadi pengingat agar masyarakat dan wisatawan mematuhi rekomendasi keselamatan. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga tidak melakukan aktivitas di dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu.

Selain zona utama tersebut, masyarakat juga diminta menghindari perluasan sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara. Pembatasan ini ditetapkan untuk mengurangi risiko bagi orang yang berada dekat kawasan puncak ketika aktivitas gunung api terjadi.

Wisatawan maupun warga yang hendak menuju area sekitar gunung perlu memastikan tujuan perjalanan berada di luar wilayah yang dilarang. Kawasan gunung api tidak boleh diperlakukan sebagai lokasi wisata biasa ketika terdapat aktivitas erupsi. Menghindari kawah aktif dan mengikuti arahan petugas merupakan langkah perlindungan paling mendasar.

Gunakan Masker dan Kacamata Saat Hujan Abu

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan ketika terjadi hujan abu dianjurkan menggunakan pelindung hidung dan mulut, seperti masker. Kacamata juga dapat digunakan untuk membantu melindungi mata dari paparan abu vulkanik.

Warga dapat membatasi kegiatan di luar rumah apabila abu mulai terasa atau terlihat di lingkungan sekitar. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu agar paparan abu tidak menimbulkan gangguan saat beraktivitas.

Jika abu vulkanik terbawa angin ke permukiman, masyarakat perlu tetap tenang dan mengikuti informasi dari pihak berwenang. Perubahan arah angin dapat memengaruhi wilayah yang berpotensi terkena sebaran abu, sehingga pembaruan informasi resmi penting untuk dipantau.

Jangan Sebarkan Informasi yang Belum Terverifikasi

PVMBG juga mengimbau seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif. Informasi yang tidak jelas sumbernya, termasuk kabar bohong mengenai erupsi, sebaiknya tidak disebarkan karena dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.

Warga di Halmahera Barat dan wilayah sekitar Gunung Ibu diharapkan mengikuti petunjuk Pemerintah Daerah serta pihak berwenang. Informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas gunung api perlu menjadi rujukan utama sebelum mengambil keputusan terkait perjalanan atau kegiatan di luar rumah.

Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini Kolom abu setinggi 800 meter menjadi catatan penting dari aktivitas yang berlangsung pukul 09.26 WIT. Durasi erupsi selama 57 detik dan amplitudo maksimum 28 milimeter turut tercatat dalam pemantauan pada Minggu pagi tersebut.

FAQ Erupsi Gunung Ibu

Ke mana arah kolom abu Gunung Ibu bergerak?

Kolom abu dari erupsi yang terjadi pada Minggu, 20 September 2026, teramati bergerak ke arah timur dari puncak Gunung Ibu.

Berapa jarak aman dari kawah aktif Gunung Ibu?

Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Area perluasan sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara juga perlu dihindari.

Apa yang perlu dilakukan saat hujan abu?

Gunakan masker untuk melindungi hidung dan mulut serta kacamata untuk melindungi mata. Batasi aktivitas di luar ruangan bila abu vulkanik meningkat dan ikuti arahan resmi dari pihak berwenang.

Related Reading