Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gunakan HP saat Berkendara, Mahasiswa Tewas Tabrak Pohon di Gowa

Published Oktober 22, 2026 · Updated Oktober 22, 2026 · By Michael Jones - nusantaranews1.com

Foto : Michael Jones - nusantaranews1.com

Gunakan HP saat Berkendara, Mahasiswa Tewas Tabrak Pohon di Gowa

Nusantaranews1.com – Seorang mahasiswa bernama Rafli Riyanto (24) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan sepeda motor di Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Peristiwa gunakan HP saat berkendara mahasiswa ini berakhir tragis ketika sepeda motor korban keluar jalur, membentur trotoar, kemudian menghantam pohon di tepi jalan.

Kecelakaan tersebut terjadi saat Rafli melaju dari arah Makassar menuju Samata. Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi, motor korban tampak kehilangan kendali setelah mengenai bagian trotoar. Benturan dengan pohon membuat korban terpental ke arah tengah jalan.

Insiden ini kembali menjadi perhatian karena dugaan penggunaan telepon genggam saat mengendarai motor. Polisi juga menyoroti kondisi korban yang disebut tidak mengenakan helm ketika kecelakaan terjadi.

Korban Mengalami Luka Berat

Rafli mengalami luka berat, terutama di bagian wajah dan tangan, akibat benturan dalam kecelakaan tersebut. Petugas dari Unit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Gowa mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai kejadian itu.

Di lokasi kecelakaan, polisi melakukan pemeriksaan awal, mengumpulkan keterangan, serta mengamankan kendaraan korban. Sepeda motor Rafli kemudian dibawa ke kantor Satlantas Polresta Gowa sebagai bagian dari penanganan perkara dan barang bukti.

Sejumlah saksi menyebut motor korban melaju cukup cepat sebelum kehilangan keseimbangan. Jalan Tun Abdul Razak merupakan salah satu ruas yang ramai dilintasi kendaraan. Dalam kondisi seperti itu, pengendara perlu menjaga fokus terhadap arus lalu lintas, kondisi jalan, hingga keberadaan pengguna jalan lain.

Polisi Soroti Penggunaan Ponsel dan Helm

Pemeriksaan awal menunjukkan motor korban terlebih dahulu menabrak trotoar sebelum menghantam pohon. Polisi menduga perhatian korban terpecah karena menggunakan telepon genggam ketika sedang berkendara.

“Indikasi dari kecelakaan tersebut, korban tidak menggunakan helm saat berkendara dengan kecepatan tinggi dan handphone sedang keadaan mengontak teman wanitanya ataupun sahabatnya,” ujar Kasat Lantas Polresta Gowa AKP Hasan Fadhly.

Kasus gunakan HP saat berkendara mahasiswa di Gowa ini menunjukkan risiko besar ketika pengendara membagi perhatian antara jalan dan layar ponsel. Dalam beberapa detik saja, pengendara dapat terlambat melihat trotoar, kendaraan lain, perubahan arah jalan, atau hambatan di depan.

Telepon genggam sebaiknya tidak digunakan ketika motor sedang berjalan, baik untuk menerima panggilan, membalas pesan, melihat notifikasi, maupun melakukan aktivitas lain. Jika ada keperluan mendesak, pengendara dianjurkan menepi dan berhenti di tempat yang aman sebelum menggunakan ponsel.

Selain fokus, penggunaan helm juga menjadi perlindungan penting bagi pengendara motor. Helm yang dipakai dengan benar dapat membantu mengurangi risiko cedera serius pada kepala saat terjadi benturan. Perlengkapan ini bukan sekadar kewajiban di jalan raya, melainkan bagian mendasar dari keselamatan perjalanan.

Jenazah Diserahkan kepada Keluarga

Setelah proses penanganan awal dilakukan, jenazah Rafli Riyanto diserahkan kepada pihak keluarga. Korban rencananya dimakamkan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Polisi masih menangani kecelakaan tersebut melalui pemeriksaan di lokasi, pengamanan kendaraan, serta penelusuran rekaman CCTV. Rekaman itu menjadi salah satu bahan yang menggambarkan bagaimana motor korban membentur trotoar sebelum akhirnya menabrak pohon.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengendara sepeda motor untuk tidak menganggap remeh keselamatan. Kecepatan perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, jarak aman harus dijaga, dan perhatian tidak boleh lepas dari situasi di depan kendaraan.

Langkah Aman saat Berkendara Motor

Pengendara sebaiknya memastikan helm terpasang dengan baik sebelum mulai berkendara. Selain itu, hindari memegang ponsel ketika motor bergerak. Aktifkan mode senyap atau gunakan fitur yang memungkinkan panggilan dan pesan ditunda sampai tiba di tempat tujuan.

Jika perlu menggunakan navigasi, atur rute sebelum berangkat dan gunakan dudukan ponsel yang aman tanpa mengganggu pandangan. Namun, pengendara tetap perlu berhenti terlebih dahulu apabila harus membaca petunjuk secara lebih detail atau mengubah tujuan perjalanan.

Kasus gunakan HP saat berkendara mahasiswa ini menegaskan bahwa konsentrasi penuh, kecepatan yang terkendali, dan penggunaan helm harus menjadi kebiasaan dalam setiap perjalanan. Kesalahan kecil di jalan dapat membawa dampak yang sangat besar bagi pengendara maupun keluarga.

FAQ Keselamatan Berkendara di Gowa

Apakah boleh menggunakan ponsel saat mengendarai motor?

Pengendara sebaiknya tidak menggunakan ponsel ketika motor sedang berjalan karena dapat mengalihkan pandangan dan konsentrasi. Menepilah di lokasi yang aman bila perlu menerima telepon atau membalas pesan.

Apa yang perlu dilakukan jika harus menerima panggilan saat di jalan?

Kurangi kecepatan, cari tempat yang aman untuk berhenti, lalu gunakan ponsel setelah kendaraan benar-benar berhenti. Jangan memaksakan menjawab panggilan sambil tetap mengendalikan motor.

Mengapa helm penting meski perjalanan dekat?

Kecelakaan dapat terjadi kapan saja, termasuk dalam perjalanan singkat. Helm membantu melindungi kepala dari benturan dan perlu dipakai dengan benar setiap kali berkendara.

Related Reading