2 Begal Sadis Pembacok Driver Ojol di Bandung Ditangkap – Korban Luka Parah
Dua Pelaku Pembegalan dengan Celurit di Bandung Ditangkap, Korban Terluka Parah
Lokasi Kejadian
2 Begal Sadis Pembacok Driver Ojol - Seorang pengemudi ojek online di Kota Bandung menjadi korban aksi pembegalan yang terjadi di Jalan Cikawao, Kecamatan Lengkong, Jawa Barat. Dalam insiden tersebut, korban menderita luka serius setelah dihujani serangan senjata tajam oleh dua pelaku. Selain itu, sepeda motor milik korban juga dibawa pergi.
Tangkap Pelaku
Dua pelaku, yang berinisial FF dan AW, ditangkap oleh polisi di rumah kontrakan beberapa jam setelah aksi pembegalan terjadi. Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menyatakan bahwa insiden tersebut terjadi Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Korban sempat terkena sabetan senjata tajam di bagian tubuhnya,” ujar AKBP Anton di Polrestabes Bandung, dikutip dari iNews Bandung Raya, Kamis (18/6/2026).
Proses Serangan
Saat itu korban sedang melintas di lokasi kejadian ketika berpapasan dengan dua pelaku yang mengendarai sepeda motor. Tanpa alasan yang jelas, pelaku memepet korban dan langsung menyerangnya menggunakan celurit. Meski terluka, korban berusaha meminta bantuan dan berlari untuk menyelamatkan diri. Namun, pelaku tidak berhenti mengejar hingga korban terjatuh.
Kondisi Korban
Beberapa pengemudi lain di sekitar lokasi sempat ingin memberi pertolongan, namun membatalkan karena pelaku membawa senjata tajam dan terlihat agresif. Dalam kondisi tidak berdaya, korban kembali diserang sebelum pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor miliknya. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian wajah, tangan, dan punggung akibat sabetan celurit.
Pengungkapan
Menerima laporan tersebut, Tim Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung langsung melakukan penyelidikan. Sekitar satu jam setelah kejadian, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku di rumah kontrakan di kawasan Haji Alpi dan menangkap keduanya. Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi pembegalan tersebut.
Pernyataan Pelaku
Dari pemeriksaan awal, kedua pelaku mengatakan bahwa aksi mereka dilakukan secara acak, dengan sasaran pengendara yang ditemui di jalan pada malam hari hingga dini hari.