Ferrari F50 Langka Dilelang Rp361 Miliar, Jarak Tempuh Baru 171 Km
Ferrari F50 Nyaris Baru Berpeluang Tembus Rp361 Miliar di Lelang
Nusantaranews1.com – Satu unit Ferrari F50 keluaran 1997 dengan odometer sangat rendah akan menjadi sorotan pasar mobil koleksi pada 31 Oktober 2026. Supercar tersebut diperkirakan dapat terjual melampaui 20 juta dolar AS, atau sekitar Rp361 miliar dengan asumsi kurs Rp18.053 per dolar AS.
Target harga itu membuka peluang terciptanya rekor baru untuk Ferrari F50 dalam pelelangan publik. Daya tarik utamanya bukan hanya status F50 sebagai salah satu model ikonik Ferrari era 1990-an, melainkan juga kondisi mobil yang hampir menyerupai unit baru setelah hampir tiga dekade.
Mobil yang disiapkan untuk penjualan melalui Broad Arrow Auctions ini hanya menempuh 106 mil, setara kurang lebih 171 kilometer. Setelah dikirim kepada pemilik pertamanya di Inggris, kendaraan tersebut nyaris tidak digunakan. Bagi kolektor, angka odometer seperti ini menjadi nilai tersendiri karena sangat jarang ditemukan pada supercar yang usianya mendekati 30 tahun.
Unit ke-334 dari Produksi Terbatas
Ferrari memproduksi F50 sebanyak 349 unit selama periode 1995 hingga 1997. Unit yang akan dilelang merupakan mobil ke-334, memakai nomor sasis 107165. Jumlah produksi yang terbatas sejak awal membuat F50 selalu memiliki tempat khusus di kalangan penggemar Ferrari dan pengoleksi mobil eksotis.
Kelangkaan tersebut kini semakin terasa karena banyak F50 telah digunakan secara aktif atau berpindah tangan berkali-kali. Sebaliknya, unit merah ini menawarkan kombinasi yang tidak biasa: produksi terbatas, jarak tempuh amat rendah, serta kelengkapan bawaan yang masih dipertahankan.
Eksteriornya dibalut warna Rosso Corsa, salah satu warna merah paling identik dengan Ferrari. Kabinnya menggunakan nuansa Nero atau hitam, dengan aksen merah pada jok. Perpaduan itu menghadirkan tampilan klasik yang selaras dengan karakter F50 sebagai road car berteknologi tinggi dari Maranello.
Sejumlah aksesori asli juga menyertai mobil, termasuk hardtop lepas-pasang, sepatu mengemudi, dan set koper Schedoni berisi tiga bagian. Penutup bawaan untuk jok, kemudi, serta bodi mobil juga masih tersedia. Kelengkapan seperti ini dapat memberi nilai tambah karena memperkuat keaslian dan kesan utuh sebuah mobil koleksi.
V12 4,7 Liter dengan Nuansa Formula 1
Ferrari F50 memakai mesin V12 naturally aspirated berkapasitas 4,7 liter. Mesin tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan teknologi mesin Formula 1 Ferrari pada masanya. Karakter mekanisnya menjadi salah satu alasan F50 tetap diminati, khususnya ketika supercar modern semakin banyak mengadopsi sistem hybrid dan perangkat elektronik yang lebih kompleks.
Tanpa bantuan penggerak hybrid, F50 menawarkan pengalaman yang lebih murni melalui mesin berkapasitas besar dan respons khas V12 naturally aspirated. Posisi F50 dalam sejarah Ferrari juga menarik karena model ini hadir sebagai representasi teknologi balap yang diterjemahkan ke mobil jalan raya.
Kondisi fisik unit ini disebut sangat terawat. Cat bodi, material kulit di interior, hingga ujung knalpot berlapis krom masih dijaga dengan baik. Pada mobil koleksi bernilai puluhan juta dolar AS, detail seperti kualitas pelapis interior, keutuhan aksesori, dan penampilan komponen orisinal dapat memengaruhi minat calon pembeli secara signifikan.
Harga Ferrari F50 Meningkat Tajam
Estimasi lebih dari 20 juta dolar AS memperlihatkan lonjakan valuasi Ferrari F50 dalam waktu relatif singkat. Pada 2024, mayoritas transaksi lelang publik untuk model ini masih berada di rentang 4 juta hingga 5 juta dolar AS.
Perubahan besar mulai terlihat pada Agustus 2025 ketika F50 berwarna Giallo Modena yang pernah dimiliki perancang busana Ralph Lauren terjual seharga 9,2 juta dolar AS. Mobil tersebut telah berjalan sekitar 5.400 mil, atau kurang lebih 8.690 kilometer. Penjualan itu menjadi salah satu penanda meningkatnya minat terhadap F50 di pasar kendaraan koleksi.
Pada Januari 2026, Ferrari F50 milik mantan pegolf profesional Ian Poulter dilepas seharga 12,2 juta dolar AS. Odometer mobil itu menunjukkan 252 mil atau sekitar 405 kilometer. Harga tersebut menegaskan bahwa unit dengan pemakaian rendah dapat menempati posisi khusus di pasar.
Contoh lain datang pada Agustus 2026. F50 merah yang sebelumnya dimiliki petinju Mike Tyson terjual seharga 12,1 juta dolar AS, dengan jarak tempuh sekitar 6.196 mil atau hampir 9.971 kilometer.
Rekor Saat Ini Dipegang F50 Giallo Modena
Rekor harga lelang publik Ferrari F50 saat ini dipegang oleh unit berwarna Giallo Modena yang terjual seharga 14,575 juta dolar AS pada Agustus 2026. Mobil kuning tersebut memiliki jarak tempuh sekitar 7.253 kilometer. Ferrari hanya membuat 31 F50 dalam warna Giallo Modena, sehingga warna langka itu ikut mendongkrak daya tariknya.
Namun, F50 Rosso Corsa yang akan dilelang pada Oktober 2026 memiliki keunggulan lain berupa jarak tempuh hanya 171 kilometer. Selisih penggunaan yang sangat besar dibandingkan beberapa unit sebelumnya dapat menjadi faktor kuat dalam perebutan mobil ini.
Riwayat kepemilikan, warna, tingkat orisinalitas, kelengkapan dokumen dan aksesori, serta kondisi keseluruhan menjadi unsur penting dalam menentukan harga Ferrari F50. Dalam kasus unit sasis 107165, kombinasi odometer rendah dan penyimpanan yang terjaga menempatkannya sebagai salah satu contoh F50 paling istimewa yang muncul di pasar.
Meski estimasi telah menembus 20 juta dolar AS, hasil akhirnya tetap ditentukan oleh persaingan penawaran pada hari lelang. Jika angka tersebut benar-benar tercapai, F50 ini akan memperkuat posisi model tersebut di jajaran supercar koleksi paling bernilai, sejajar dengan nama-nama legendaris seperti McLaren F1.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Ferrari F50 Langka Dilelang Rp361 Miliar?Ferrari F50 Langka Dilelang Rp361 Miliar is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Ferrari F50 Langka Dilelang Rp361 Miliar matter?Ferrari F50 Langka Dilelang Rp361 Miliar matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.