Visit Agenda: Jenazah Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Dibawa ke Rumah Duka, Peti Berbalut Bendera Merah Putih
Visit Agenda: Jenazah Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Dibawa ke Rumah Duka Berbalut Bendera Merah Putih
Visit Agenda - Dalam rangkaian visit agenda pemulasaraan, jenazah mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dipindahkan ke rumah duka yang terletak di Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Upacara pengangkutan dilakukan pada siang hari, tepatnya pukul 15.40 hingga 16.00 WIB di Unit Forensik Rumah Jenazah. Proses ini menggambarkan penghormatan yang diberikan oleh pihak berwenang kepada tokoh nasional yang meninggalkan jejak penting dalam sejarah pertahanan Indonesia.
Kondisi Jenazah Saat Pemulasaraan
Pemulasaraan Ryamizard terjadi setelah ia meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.03 WIB saat dirawat di Rumah Sakit Militer Gatot Soebroto, Jakarta. Jenazah dikeluarkan dari ruangan dengan peti kemas yang dilapisi bendera merah putih, simbol kebanggaan nasional yang memperkuat makna visit agenda tersebut. Saat pengangkutan, sejumlah anggota TNI turut serta untuk membantu proses tersebut, menunjukkan peran penting mereka dalam menghormati tokoh yang pernah menjadi bagian dari struktur kekuatan bersenjata.
Pantauan iNews di RSPAD Gatot Soebroto menunjukkan, jenazah Ryamizard dikeluarkan dari ruangan dengan peti yang berbalut bendera merah putih. Suasana di lokasi terasa serius, dengan kehadiran para petugas yang siap mengawasi setiap langkah. Bendera nasional di atas peti kemas menjadi tanda penghormatan yang tulus, menegaskan bahwa visit agenda ini tidak hanya sekadar prosedur tetapi juga bentuk kecintaan terhadap mantan menteri yang berjasa.
Proses pengangkutan jenazah dipandu oleh tim medis dan keamanan yang terlihat sibuk menyusun langkah-langkah berikutnya. Sejumlah keluarga Ryamizard juga hadir di lokasi pemulasaraan, menunggu dengan rasa haru sambil mempersiapkan peti yang akan membawa kepergian sang tokoh ke tempat akhir. Setelah jenazah dimasukkan ke dalam ambulans, keluarga langsung menemani perjalanan ke rumah duka, menegaskan komitmen mereka dalam mengikuti visit agenda yang merupakan bagian dari ritual kehormatan.
Kehadiran Wakil Menteri Pertahanan dalam Visit Agenda
Di tengah proses, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto hadir di Rumah Jenazah. Ia berdiri di samping ambulans setelah jenazah masuk, lalu menyaksikan langsung mobil bergerak meninggalkan lokasi. Kehadiran Donny dalam visit agenda ini menegaskan bahwa penghormatan kepada Ryamizard tidak hanya dilakukan oleh keluarga tetapi juga direspons oleh para pemimpin institusi pertahanan. Namun, ia belum memberikan pernyataan resmi terkait kepergian Ryamizard, yang menggambarkan kesibukan pihak pemerintah dalam menyelesaikan tugas-tugas penting.
Sejumlah warga sekitar juga menyaksikan proses pengangkutan jenazah, dengan rasa kekaguman terhadap penghormatan yang diberikan. Pemandangan ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Bogor, yang melihat upacara serupa sebagai simbol penghargaan kepada tokoh yang pernah menjadi panutan. Visit agenda pemulasaraan ini terasa lebih dari sekadar ritus, karena menunjukkan persatuan antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam merayakan kepergian seorang mantan menhan.
Setelah ambulans berangkat, Donny segera masuk ke dalam mobil dan meninggalkan RSPAD Gatot Soebroto. Ini menegaskan bahwa visit agenda tersebut adalah bagian dari perjalanan akhir Ryamizard, yang diiringi oleh kekaguman dan kesedihan dari berbagai pihak. Bendera merah putih di atas peti kemas menjadi penanda bahwa jenazah sang mantan menhan dianggap layak mendapatkan penghormatan khusus, seperti yang dilakukan dalam upacara pemakaman nasional.
Proses visit agenda ini juga diapresiasi oleh rekan-rekan kerja Ryamizard, yang mengungkapkan rasa kehilangan dan rasa bangga atas kontribusi mantan menhan dalam bidang pertahanan. Sejumlah organisasi dan kelompok masyarakat juga memberikan apresiasi melalui berbagai media, menegaskan bahwa kepergian Ryamizard merupakan kehilangan besar bagi Indonesia. Sebagai mantan pejabat yang pernah melibatkan diri dalam berbagai isu kebijakan pertahanan, penghormatan ini menjadi bentuk kecintaan kepada jasa-jasanya yang telah meninggalkan jejak bersejarah.