Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Topics Covered: Said Iqbal Buka Suara Peluang Posisi di Kabinet Prabowo: Sekitar Isu Ketenagakerjaan

Published Juni 5, 2026 · Updated Juni 5, 2026 · By Sarah Smith

Said Iqbal Buka Suara Soal Peluang di Kabinet Prabowo: Isu Ketenagakerjaan

Topics Covered – JAKARTA – Said Iqbal, ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan anggota Partai Buruh, memberikan pernyataan mengenai kemungkinan pengangkatan ke dalam Kabinet Merah Putih. Ia mengungkap bahwa posisi yang akan diisi olehnya berkaitan dengan isu ketenagakerjaan, meski belum menyebutkan secara pasti. “Saya belum tahu secara pasti, tapi ada peluang sekitar isu ketenagakerjaan,” jelas Said kepada iNews.id, Jumat (5/6/2026).

Konteks Isu Ketenagakerjaan di Pemerintahan Prabowo

Topics Covered – Isu ketenagakerjaan menjadi salah satu prioritas utama dalam pembentukan Kabinet Prabowo Subianto. Setelah pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada 27 April 2026, muncul spekulasi mengenai penambahan anggota kabinet yang lebih terlibat langsung dalam mengatasi masalah pengangguran, perlindungan pekerja, dan kebijakan kesejahteraan. Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya menyebut bahwa pihaknya sedang menjalani diskusi mengenai nama-nama yang akan diusulkan. “Sedang kita diskusikan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Persiapan dan Harapan dari Kalangan Buruh

Topics Covered – Pengangkatan Said Iqbal di kabinet diharapkan dapat memberikan perwakilan yang kuat bagi kelompok buruh dan tenaga kerja. Sebagai pengusaha yang aktif di bidang ketenagakerjaan, Iqbal dikenal memiliki pengalaman dalam menyusun kebijakan yang menguntungkan pekerja. KSPI, organisasi yang ia pimpin, juga menjadi suara utama dalam isu-isu terkait upah minimum, perlindungan sosial, dan perjanjian kerja. Kehadiran Iqbal dalam kabinet dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan sektor pekerja.

Dalam wawancara, Said Iqbal mengatakan bahwa keputusan mengenai posisinya akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Ia memastikan bahwa pengangkatan tersebut akan menjadi bagian dari upaya untuk menyeimbangkan kepentingan pengusaha dan pekerja. “Tujuan utamanya adalah mengatasi masalah ketenagakerjaan secara lebih komprehensif,” tambahnya. KSPI juga berharap bahwa kebijakan yang diusung dalam kabinet akan lebih transparan dan inklusif, terutama dalam menangani isu-isu yang sering muncul dalam sektor produktif.

Proses Seleksi dan Jabatan yang Dipertimbangkan

Topics Covered – Menurut sumber di lingkaran KSPI, Said Iqbal sedang dipertimbangkan untuk mengisi posisi penting di kabinet, seperti Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) atau jabatan lain yang terkait dengan sektor ketenagakerjaan. Proses seleksi ini dianggap sebagai bagian dari upaya Prabowo Subianto untuk mengakomodir berbagai kelompok yang relevan dalam pembangunan ekonomi. “Ini adalah kesempatan untuk menguatkan koordinasi antara pemerintah dan industri,” kata sumber tersebut.

Kabinet Prabowo juga menaruh perhatian pada kebijakan kesejahteraan tenaga kerja, terutama dalam konteks perekrutan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Said Iqbal, yang aktif di bidang ekonomi sejak lama, dianggap mampu menyusun kebijakan yang selaras dengan visi pemerintahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, kehadirannya di kabinet diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menyelesaikan konflik antara pekerja dan pengusaha, yang sering kali muncul dalam bidang ketenagakerjaan.

Kesiapan dan Perspektif Masa Depan

Topics Covered – Said Iqbal menyatakan bahwa ia siap jika diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari kabinet. Ia juga menegaskan pentingnya dialog terus-menerus antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha dalam menyelesaikan isu-isu yang kompleks. “Ketenagakerjaan adalah salah satu Topics Covered yang paling penting dalam pembangunan nasional,” ujarnya. KSPI terus memantau dinamika dalam proses pembentukan kabinet, mengingat isu ketenagakerjaan akan menjadi fokus utama dalam beberapa tahun ke depan.

Di sisi lain, pengangkatan Said Iqbal di kabinet dianggap sebagai langkah yang mendorong inklusivitas dalam kebijakan pemerintah. Ia akan menjadi representasi dari kalangan buruh dalam perencanaan ekonomi, yang sebelumnya lebih berfokus pada sektor-sektor lain. Ini juga berpotensi memberikan dampak dalam menyeimbangkan kepentingan pengusaha dan pekerja, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan teknologi dan kompetisi pasar. Dengan kehadiran Iqbal, diharapkan muncul kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan sektor ketenagakerjaan.

Kabinet Prabowo Subianto saat ini tengah berupaya memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi isu-isu penting. Said Iqbal diperkirakan akan diumumkan sebagai salah satu anggota kabinet pada Senin (8/6/2026), hari yang sama dengan pengumuman jabatan lainnya seperti Kepala BGN. Kehadiran Iqbal dalam kabinet akan menjadi momentum penting dalam membahas Topics Covered terkait ketenagakerjaan, khususnya dalam konteks stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.