Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Special Plan: Purbaya soal Beredar Isu Kena Reshuffle: Buat Guncang-Guncang Pasar Kali

Published Juni 5, 2026 · Updated Juni 5, 2026 · By William Garcia

Purbaya: Isu Kena Reshuffle Memicu Guncang Pasar Kali

Special Plan - Dalam rangka Special Plan yang tengah dijalankan pemerintah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait berita mengenai kemungkinan pensiun dari jabatannya. Purbaya menegaskan bahwa informasi tersebut hanyalah gosip yang belum ada dasar konfirmasinya. Ia mengklarifikasi bahwa selama ini tidak ada perubahan besar dalam rencana kebijakan fiskal yang dijalankan dalam Special Plan ini.

Klarifikasi Purbaya Soal Reshuffle

“Mundur? Saya sukanya maju. Jadi nggak, itu gimana ya? Saya nggak tahu gosip itu dari mana mulai timbul. Itu masif disebar ke semua media kayaknya ya. Saya itu orangnya nggak suka mundur, saya sukanya maju kayak gini nih (berjalan maju), hahaha,” ujar Purbaya di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Dalam wawancara terpisah, Purbaya juga menjelaskan bahwa perubahan struktur kabinet dalam Special Plan tidak terjadi secara mendadak. Ia menekankan bahwa kebijakan fiskal yang dijalankan selama ini berjalan stabil, dan dirinya tetap berkomitmen untuk memastikan program tersebut tercapai sesuai target. “Ya seru lah buat guncang-guncang pasar kali. Tapi nggak, kita ikut instruksi Presiden terus. Jadi komitmen tetap kuat, maju terus. Mundur juga bisa maju, hahaha,” tambahnya.

Dampak Isu Reshuffle terhadap Pasar Kali

Isu perombakan kabinet yang beredar di media sosial dan berita massa sebelumnya sempat memicu reaksi di pasar keuangan. Pasar Kali, yang merupakan salah satu indikator penting dalam Special Plan pemerintah untuk menstabilkan ekonomi, terlihat mengalami fluktuasi terbatas. Meski demikian, Purbaya mengakui bahwa kekhawatiran investor bisa memengaruhi dinamika pasar, terutama jika isu reshuffle terus berlanjut.

“Nggak ada, nggak ada (pengunduran diri Menkeu),” kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Prasetyo menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak berencana melakukan perubahan kabinet atau reshuffle kursi Menkeu dalam waktu dekat. Menurutnya, Special Plan yang sedang dijalankan pemerintah memerlukan kestabilan, dan perubahan jajaran menteri saat ini belum menjadi prioritas. “Jadi kita tetap fokus pada penyelesaian Special Plan ini, tidak ada rencana yang serius untuk mengganti Menteri Keuangan,” terangnya.

Isu reshuffle yang beredar sebelumnya diperkirakan berasal dari sejumlah pihak yang ingin menguji reaksi pasar terhadap kebijakan fiskal baru. Pasar Kali, yang kerap menjadi barometer kinerja pemerintah, terlihat mengalami penurunan volume transaksi sehari setelah isu itu muncul. Namun, Purbaya menegaskan bahwa ia tidak akan mengganti kebijakan tersebut karena sudah melalui pertimbangan matang dalam Special Plan.

Dalam Special Plan ini, Purbaya juga memaparkan rencana penguatan kebijakan subsidi dan pengalihan subsidi ke sektor-sektor yang lebih rentan terhadap fluktuasi ekonomi. Hal ini diharapkan dapat menenangkan investor dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. “Kami terus memantau kondisi ekonomi secara dinamis, dan Special Plan ini merupakan strategi yang telah direncanakan secara jangka panjang,” imbuhnya.

Meski isu reshuffle masih beredar, Purbaya mengatakan bahwa ia tetap optimis. Ia yakin dengan komitmen pemerintah dalam Special Plan ini, pasaran akan kembali stabil. “Kami sudah melalui persiapan matang, jadi meski ada gosip, tetap tidak mengganggu fokus kami,” tutupnya. Prasetyo pun menambahkan bahwa Istana akan terus memberikan arahan jelas untuk memastikan Special Plan berjalan lancar tanpa hambatan.