Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pelamar Lowongan Kerja Padat Karya Pemprov DKI Membeludak, Tembus 100.000 Orang!

Published Juni 22, 2026 · Updated Juli 21, 2026 · By Sandra Thomas - nusantaranews1.com

Foto : Sandra Thomas - nusantaranews1.com

Pemprov DKI Luncurkan New Policy Padat Karya, Antusiasme Pelamar Tembus 100.000 Orang!

Nusantaranews1.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengungkapkan bahwa New Policy padat karya yang diumumkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menarik minat luar biasa dari masyarakat. Hingga saat ini, jumlah pelamar mencapai angka 100.000 orang, menunjukkan respons yang sangat positif terhadap program ini. New Policy ini diharapkan menjadi solusi untuk menangani dampak ekonomi global yang terus menguat dalam beberapa bulan terakhir.

Program Padat Karya: Membuka Peluang untuk 37 Lowongan

Menurut Marulina, program padat karya ini menawarkan 37 posisi kerja yang bisa diisi oleh warga DKI Jakarta. Pelamar akan mengikuti seleksi hingga 25 dan 26 Juni 2026, setelahnya akan diumumkan hasil dan pembukaan tahap selanjutnya pada 27 Juni. "Kita akan tutup di tanggal 25 dan 26 Juni untuk sesi pertama, dan diumumkan tanggal 27. Pada tanggal 27 Juni itu juga akan ada sesi yang kedua," jelasnya.

Proses pendaftaran dilakukan secara transparan untuk memastikan tidak ada kecurangan. Marulina menegaskan bahwa transparansi menjadi prioritas agar masyarakat merasa puas dengan pelaksanaannya. "Kekhawatiran untuk orang dalam main-main, saya sudah sampaikan ke Bu Dewi, tidak boleh ada. Transparan dan terbuka karena ini dijaga dan ditunggu oleh masyarakat Jakarta," tambah Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, dalam wawancara terpisah.

Mengenal New Policy Padat Karya Pemprov DKI

Program New Policy padat karya ini diinisiasi sebagai upaya memperkuat bantalan sosial bagi warga DKI Jakarta yang terdampak tekanan ekonomi global. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa total 2.843 lowongan pekerjaan telah tersedia, yang akan terus diperluas seiring waktu. "Kenapa dilakukan ini? Untuk membuat bantalan sosial. Karena ekonomi dunia sekarang ini makin keras," ujar Pramono.

Kebijakan baru ini dirancang dengan tujuan meningkatkan partisipasi kerja dan memastikan akses yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Marulina menjelaskan bahwa pengumuman hasil seleksi akan dilakukan secara bertahap, dengan pengujian kelayakan pelamar dilakukan berdasarkan kriteria yang jelas dan objektif. "Kami ingin memastikan setiap pelamar mendapatkan kesempatan yang sama, baik dari segi usia, latar belakang pendidikan, maupun pengalaman kerja," terangnya.

Proses Seleksi dan Peluang Kerja di New Policy Pemprov DKI

Para pelamar New Policy padat karya Pemprov DKI harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan. Selain surat lamaran dan CV, peserta juga diminta melampirkan berkas pendukung seperti surat keterangan sehat dan fotokopi ijazah. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi Pemprov DKI Jakarta, sehingga memudahkan masyarakat mengakses informasi dan mengirimkan aplikasinya.

Marulina menambahkan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga memberikan pelatihan keterampilan dasar untuk meningkatkan kualifikasi para peserta. "Kami menyediakan pelatihan sebelum proses seleksi untuk memastikan peserta memiliki pengetahuan yang cukup sebelum memasuki tahap kerja," terangnya. Hal ini membantu mengurangi risiko kesalahan pemilihan dan meningkatkan efektivitas kebijakan New Policy.

Menurut data yang diterbitkan Pemprov DKI, jumlah pelamar mencapai 100.000 orang dalam hitungan beberapa hari setelah peluncuran. Angka ini menunjukkan minat tinggi masyarakat terhadap peluang kerja yang diberikan. New Policy ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga Jakarta.