Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: Angela Tanoesoedibjo: Partai Perindo Rancang Program Pemberdayaan UMKM Baru, Sasar Warung

Published Mei 28, 2026 · Updated Mei 28, 2026 · By Sarah Smith

Partai Perindo Rancang Program Pemberdayaan UMKM Baru, Fokus pada Warung

Jakarta, 28 Mei 2026

New Policy - Sebagai bagian dari new policy terbaru, Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo mengumumkan pengembangan program pemberdayaan UMKM yang terpusat pada warung. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya pengusaha kecil yang sering kali kesulitan bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Dalam perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Paseban, Kecamatan Senen, Angela menegaskan bahwa new policy ini merupakan langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Strategi Pemberdayaan UMKM di Era Digital

Angela menjelaskan bahwa program baru ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas pengusaha lokal dan pemerintah daerah. "Kami ingin menciptakan new policy yang tidak hanya mengakomodasi kebutuhan warung secara langsung, tetapi juga memperkuat ekosistem UMKM secara menyeluruh," kata Angela. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital usaha kecil, meningkatkan akses ke pasar, serta memastikan keberlanjutan usaha melalui pelatihan dan bantuan keuangan.

Dalam rincian lebih lanjut, program ini akan menyasar warung yang tergabung dalam beberapa sektor, seperti warung mi ayam, bakso, dan lainnya. Angela menyatakan bahwa Partai Perindo telah melakukan pendekatan jangka panjang kepada para pelaku usaha tersebut. "Kerja sama dengan warung sudah berlangsung selama 5 hingga 8 tahun, dan kami terus menyesuaikan pendekatan untuk mencapai hasil maksimal," ujarnya.

“Kami yakin new policy ini akan memberikan dampak signifikan, karena warung adalah tulang punggung perekonomian kota,” tambah Angela.

Manfaat Program untuk Masyarakat

Menurut Angela, warung berperan penting dalam menyediakan bahan pangan dan layanan ritel untuk masyarakat sehari-hari. Dengan peningkatan kualitas usaha tersebut, diharapkan tercipta ekonomi yang lebih inklusif. "Setiap warung yang berkembang akan membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," jelasnya. Program ini juga bertujuan untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan warung, seperti penerapan teknologi digital dalam pemasaran dan manajemen keuangan.

“Jika 60 juta UMKM berhasil dikembangkan, itu berarti 60 juta lapangan kerja baru akan tercipta. Ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi angka pengangguran,” kata Angela.

Langkah Khusus untuk Warung

Sebagai bagian dari new policy ini, Partai Perindo akan memberikan bantuan modal kecil, pelatihan manajemen, dan akses ke fasilitas ekonomi seperti kredit usaha. Angela menegaskan bahwa program ini dirancang untuk mempercepat peningkatan kapasitas warung, sehingga mereka bisa bersaing dengan bisnis besar. "Kami ingin warung tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh menjadi bagian penting dari ekonomi nasional," tutur Angela.

Angela juga menyebutkan bahwa new policy ini melibatkan partisipasi masyarakat luas. "Program ini tidak hanya untuk pemilik warung, tetapi juga untuk pelanggan yang ingin mendukung pengusaha lokal," katanya. Dengan memberikan insentif seperti diskon atau promosi, masyarakat diharapkan lebih aktif dalam membeli produk dari warung yang diberdayakan.

Persiapan dan Peluncuran Program

Menurut rencana, program pemberdayaan warung akan diluncurkan dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Angela menjamin bahwa program ini akan disertai dengan rencana kerja yang jelas, termasuk indikator keberhasilan dan metrik evaluasi. "Kami tidak hanya berbicara tentang kebijakan, tetapi juga tentang tindakan konkret yang bisa diukur," ujarnya. Selain itu, Partai Perindo juga berencana untuk berkoordinasi dengan lembaga keuangan dan pemerintah daerah untuk memastikan dukungan maksimal.

“Kami berharap new policy ini menjadi contoh bagaimana partai politik bisa menjadi mitra strategis dalam pemberdayaan UMKM,” tutur Angela.