Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Urat Nadi Perekonomian Rakyat

Published Juni 23, 2026 · Updated Juli 21, 2026 · By Patricia Rodriguez - nusantaranews1.com

Foto : Patricia Rodriguez - nusantaranews1.com

Latest Program: Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah untuk Perekonomian Rakyat

Nusantaranews1.com – Dalam upacara resmi di Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan Latest Program terbarunya, yaitu pengesahan pembangunan jalan daerah seluas 1.151 kilometer di seluruh Indonesia. Inpres 2025 ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperkuat ekonomi lokal. Program ini menargetkan 37 provinsi, termasuk daerah-daerah yang sebelumnya mengalami kesulitan aksesibilitas.

Pembangunan Jalan Daerah: Investasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

“Saya menyambut dengan gembira dan bahagia penyelesaian pembangunan jalan daerah yang mencapai total panjang 1.151 kilometer di seluruh pelosok Indonesia,” ujar Prabowo dalam acara tersebut. Latest Program ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tapi juga sebagai sarana menggerakkan perekonomian rakyat dari desa ke kota dan sebaliknya.

“Jalan daerah adalah urat nadi perekonomian rakyat. Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri, dan sebaliknya dari mana-mana menuju ke desa,” tambahnya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama pemerintah daerah akan terlibat dalam pemeliharaan jalan-jalan tersebut. Prabowo menekankan bahwa jaringan jalan yang memadai akan mengurangi biaya transportasi, meningkatkan kecepatan distribusi barang, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan akses yang selama ini menghambat pengembangan wilayah terpencil.

Manfaat Jangka Panjang dan Penguatan Infrastruktur

Program ini diperkirakan akan memberikan dampak berkelanjutan terhadap ekonomi masyarakat. Dengan menghubungkan daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi, jalan-jalan tersebut dapat memfasilitasi akses ke pasar, pengembangan usaha kecil, dan peningkatan kualitas hidup. Prabowo menyebut bahwa Latest Program ini menjadi bagian dari visi ketahanan nasional yang melibatkan sektor pertanian, energi, dan perdagangan.

“Swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, irigasi. Swasembada energi tidak hanya soal energi. Ini juga adalah hasil jaringan distribusi yang lancar dan baik. Energi harus dapat menjangkau masyarakat dari kawasan-kawasan produktif,” ujar Prabowo. Program jalan daerah ini diharapkan menjadi tulang punggung untuk memperkuat sistem distribusi nasional dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam menyambut Latest Program ini, pemerintah juga menyoroti kerja sama antar daerah dan kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola proyek. Prabowo meminta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan memastikan keberlanjutan proyek. “Dengan kekuatan Tuhan, saya, Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, menyatakan pengesahan Instruksi Presiden tahun 2025 yang menetapkan pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di seluruh negeri,” tutupnya sambil menekan sirine.

Pembangunan jalan daerah yang mencapai 1.151 kilometer ini tidak hanya memperkuat infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah terhadap keadilan ekonomi. Dengan memperbaiki aksesibilitas, proyek ini diharapkan dapat mendorong pergerakan ekonomi, mengurangi ketimpangan antar wilayah, dan membuka peluang bagi masyarakat untuk berkembang secara mandiri. Latest Program ini akan menjadi fondasi penting dalam upaya mewujudkan Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.