Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok Rp159 Triliun dalam Sehari usai Sempat Melonjak, Ini Penyebabnya
Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok Rp159 Triliun karena Saham Meta
Nusantaranews1.com – Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok Rp159 Triliun dalam sehari setelah saham Meta Platforms melemah sekitar 4 persen pada perdagangan Jumat, 25 September 2026. Penurunan harga saham perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp tersebut memangkas estimasi harta Zuckerberg hampir 8,9 miliar dolar AS, setara sekitar Rp159,44 triliun.
Dengan asumsi kurs Rp17.916 per dolar AS, kekayaan pendiri Meta itu kini diperkirakan mencapai 257,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp4.613 triliun. Meski nilainya masih sangat besar, koreksi saham tersebut membuat posisinya dalam daftar orang terkaya dunia ikut berubah.
Sebelumnya, Zuckerberg berada di peringkat keempat setelah penutupan perdagangan Kamis. Seusai pelemahan saham Meta, ia turun ke posisi keenam, di bawah Sergey Brin yang memiliki kekayaan sekitar 259,9 miliar dolar AS dan Michael Dell dengan kekayaan sekitar 275,9 miliar dolar AS.
Belanja Infrastruktur AI Jadi Perhatian Pasar
Peristiwa kekayaan Mark Zuckerberg anjlok Rp159 triliun terjadi ketika investor kembali mencermati pengeluaran besar perusahaan teknologi untuk kecerdasan buatan atau AI. Meta termasuk kelompok perusahaan yang mengalokasikan dana besar untuk pusat data, cip AI, komputasi, jaringan, dan pengembangan layanan berbasis AI.
Goldman Sachs memperkirakan perusahaan hyperscaler membutuhkan pendapatan layanan AI sekitar 300 miliar dolar AS per tahun agar belanja modal mereka dapat mencapai titik impas. Untuk menghasilkan keuntungan yang lebih signifikan, pendapatan tahunan yang dibutuhkan bahkan diperkirakan dapat mendekati 1 triliun dolar AS.
Angka tersebut membuat pasar mempertanyakan seberapa cepat investasi AI bisa menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan. Investor tidak hanya melihat inovasi produk, tetapi juga kemampuan perusahaan mengendalikan biaya infrastruktur yang mahal dan bersifat jangka panjang.
Naik-turunnya estimasi kekayaan miliarder teknologi umumnya mencerminkan perubahan nilai saham yang mereka miliki, bukan uang tunai yang langsung berpindah tangan.
Meta Sempat Menguat Sepanjang September
Sebelum koreksi pada Jumat, saham Meta justru mencatat kinerja kuat sepanjang September dengan kenaikan sekitar 36 persen. Penguatan itu didorong antusiasme pasar terhadap Muse, asisten AI personal yang diperkenalkan Meta.
Muse disebut mencatat sekitar 2,8 juta unduhan dalam dua minggu pertama sejak peluncurannya. Aplikasi itu juga sempat berada di posisi teratas toko aplikasi Apple dan Google, melampaui ChatGPT pada periode tersebut.
Namun, tingginya minat pengguna belum otomatis menjawab kekhawatiran investor mengenai monetisasi produk AI. Pasar masih ingin melihat apakah layanan tersebut mampu menghasilkan pertumbuhan bisnis yang cukup besar untuk menutup tingginya biaya pengembangan dan infrastruktur.
Meta juga hampir menyentuh valuasi pasar 2 triliun dolar AS pada perdagangan Kamis. Jika menembus level itu, Meta akan bergabung dengan Apple, Microsoft, Nvidia, dan Alphabet dalam kelompok perusahaan teknologi dengan kapitalisasi pasar minimal 2 triliun dolar AS.
Dampak Penurunan Saham bagi Zuckerberg
Kekayaan Mark Zuckerberg anjlok Rp159 triliun karena sebagian besar hartanya terkait dengan kepemilikan saham Meta. Zuckerberg diketahui menguasai sekitar 13 persen saham perusahaan, sehingga setiap perubahan harga saham dapat memberikan dampak besar terhadap nilai kekayaannya.
Penurunan hampir 9 miliar dolar AS itu menjadikan Zuckerberg sebagai salah satu miliarder dengan penyusutan kekayaan terbesar pada hari tersebut. Nilainya jauh di atas penurunan kekayaan Larry Ellison yang tercatat sekitar 1,6 miliar dolar AS.
Perubahan estimasi harta ini tidak berarti Zuckerberg kehilangan uang tunai dalam jumlah tersebut secara langsung. Nilai kekayaannya dapat kembali meningkat apabila saham Meta menguat, tetapi bisa kembali menurun apabila tekanan terhadap saham perusahaan berlanjut.
FAQ Kekayaan Mark Zuckerberg dan Saham Meta
Berapa nilai penurunan kekayaan Mark Zuckerberg?
Kekayaan Mark Zuckerberg anjlok Rp159 triliun, atau hampir 8,9 miliar dolar AS, dalam satu hari perdagangan akibat pelemahan saham Meta sekitar 4 persen.
Mengapa saham Meta menjadi sorotan investor?
Investor menilai pengeluaran besar Meta untuk infrastruktur AI perlu diimbangi dengan pendapatan yang jelas dan berkelanjutan. Kekhawatiran mengenai kecepatan monetisasi AI dapat memengaruhi sentimen terhadap saham teknologi.
Apakah penurunan kekayaan itu berarti uang tunai Zuckerberg hilang?
Tidak. Angka tersebut merupakan perubahan estimasi nilai asetnya, terutama saham Meta. Nilainya dapat bergerak naik atau turun mengikuti harga saham perusahaan di pasar.