Cerita Eks Ketum Jakmania Peluk Pramono usai Persija vs Persib Sukses Digelar di GBK
Cerita Eks Ketum Jakmania Peluk Pramono usai Persija Menang atas Persib
Nusantaranews1.com – Cerita Eks Ketum Jakmania Peluk Pramono menjadi salah satu momen yang menyita perhatian setelah Persija Jakarta sukses mengalahkan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (12/9/2026). Mantan Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno, memeluk Gubernur Jakarta Pramono Anung seusai pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Macan Kemayoran.
Kemenangan Persija ditentukan oleh gol Ivan Mamut pada menit ke-90+5. Gol di masa tambahan waktu itu membuat suasana GBK semakin bergemuruh dan memberi kegembiraan besar bagi Jakmania yang hadir memberikan dukungan langsung. Bagi Diky, malam tersebut bukan hanya tentang hasil pertandingan, tetapi juga tentang keberhasilan menggelar duel besar Persija melawan Persib di Jakarta.
Pelukan Diky kepada Pramono merupakan bentuk apresiasi atas peran berbagai pihak dalam memastikan pertandingan dapat berlangsung. Ia menilai keberanian dan kerja sama pemerintah daerah dengan aparat keamanan menjadi faktor penting agar laga dengan perhatian publik tinggi tersebut berjalan lancar.
“Alhamdulillah, kita patut berterima kasih kepada orang yang berani meyakinkan kepolisian bahwa pertandingan ini dapat berjalan lancar di Jakarta. Terima kasih kepada Pak Gubernur atas kerja keras dan kesediaannya meyakinkan pihak kepolisian agar Persija bisa bermain di Jakarta melawan Persib Bandung,” kata Diky, Minggu (13/9/2026).
Arti Penting Laga Persija vs Persib di GBK
Pertemuan Persija dan Persib selalu menjadi laga yang memiliki daya tarik besar. Rivalitas kedua klub membuat pertandingan ini disorot oleh banyak pihak, sehingga persiapan penyelenggaraannya membutuhkan perhatian serius. Mulai dari klub, suporter, aparat keamanan, hingga pemerintah daerah memiliki peran dalam menjaga pertandingan tetap tertib dan kondusif.
Bagi Jakmania, kesempatan menyaksikan Persija menghadapi Persib di GBK memiliki makna tersendiri. Mereka dapat mendukung Macan Kemayoran secara langsung dari tribune dalam pertandingan yang penuh emosi dan tensi tinggi. Kehadiran para pendukung juga menciptakan atmosfer meriah sejak awal laga.
Cerita Eks Ketum Jakmania Peluk Pramono pun menggambarkan rasa lega atas terlaksananya pertandingan tersebut di Jakarta. Diky melihat suksesnya laga tidak bisa dilepaskan dari koordinasi semua unsur yang terlibat. Kelancaran pertandingan menjadi bagian penting di samping kemenangan Persija di atas lapangan.
Diky menyampaikan terima kasih kepada Jakmania, manajemen Persija, Gubernur Jakarta, Kapolda, Pangdam, dan para pemain. Menurutnya, semua pihak memberi kontribusi dalam menciptakan malam penting bagi Persija dan pendukungnya.
“Terima kasih untuk semua pihak, untuk Jakmania, Persija, Pak Gubernur, Pak Kapolda, dan Pangdam. Terima kasih juga kepada para pemain Persija yang membalas kerja keras Jakmania dengan kemenangan,” ujar Diky.
Gol Ivan Mamut pada Menit 90+5
Persija dan Persib menjalani pertandingan ketat hingga mendekati akhir waktu normal. Kedua tim berusaha mencari gol penentu saat skor belum memberikan kepastian. Persija kemudian mendapat momentum penting pada masa tambahan waktu melalui Ivan Mamut.
Gol pada menit ke-90+5 memastikan Persija menang 2-1 atas Persib. Momen tersebut memicu perayaan besar di GBK karena Persija mampu mempertahankan fokus sampai akhir pertandingan. Bagi pendukung tuan rumah, kemenangan dramatis atas rival menjadi hasil yang sangat berarti.
Diky mengaku ikut larut dalam euforia di tribune. Ia terus memberikan dukungan hingga akhir pertandingan dan merasakan kegembiraan besar ketika Persija akhirnya memastikan tiga poin. Antusiasme itu menunjukkan betapa pentingnya kemenangan tersebut bagi Jakmania.
“Saya sangat senang. Suara saya sampai habis karena berteriak pada akhir pertandingan. Alhamdulillah, kemenangan ini kita rayakan,” kata Diky.
Pelukan sebagai Simbol Apresiasi
Cerita Eks Ketum Jakmania Peluk Pramono tidak semata-mata berkaitan dengan euforia kemenangan Persija. Gestur tersebut juga menjadi simbol penghargaan atas upaya menghadirkan pertandingan Persija kontra Persib di ibu kota dengan situasi yang lancar.
Laga sepak bola besar membutuhkan kesiapan yang menyeluruh, terutama ketika melibatkan dua klub dengan rivalitas panjang. Dukungan suporter di stadion, pengamanan yang terkoordinasi, serta kerja sama penyelenggara dan pemerintah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kelancaran pertandingan.
Keberhasilan laga di GBK memberi kenangan tersendiri bagi Jakmania. Mereka tidak hanya menyaksikan Persija mengalahkan Persib melalui gol menit akhir Ivan Mamut, tetapi juga merayakan pertandingan yang dapat berlangsung dengan tertib. Pelukan Diky kepada Pramono menjadi penanda rasa terima kasih atas kerja bersama tersebut.
FAQ Persija vs Persib di GBK
Siapa pencetak gol penentu kemenangan Persija atas Persib? Ivan Mamut mencetak gol penentu pada menit ke-90+5 yang memastikan Persija menang 2-1.
Mengapa Diky Soemarno memeluk Pramono Anung? Diky memeluk Pramono sebagai bentuk apresiasi atas perannya dalam mendukung terlaksananya pertandingan Persija melawan Persib di Jakarta.
Di mana pertandingan Persija vs Persib digelar? Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.