Bangga! Tim Olimpiade Fisika RI Raih 2 Emas dan 3 Perunggu – di Atas Jepang hingga Australia
Bangga! Tim Olimpiade Fisika RI Raih 2 Emas dan 3 Perunggu, di Atas Jepang hingga Australia
Bangga Tim Olimpiade Fisika RI Raih 2 - Tim Olimpiade Fisika Indonesia berhasil meraih dua medali emas dalam Asian Physics Olympiad (APHO) ke-26 yang diadakan di Busan, Korea Selatan. Prestasi ini menempatkan negara ini pada peringkat kelima dalam ajang internasional tersebut. Herry Kwee, Team Leader Olimpiade Fisika Indonesia untuk APHO, menjelaskan bahwa selain dua medali emas, siswa Indonesia juga memperoleh tiga medali perunggu dan tiga penghargaan honorable mention.
Menurut Herry, hasil ini patut dibanggakan karena APHO tahun ini dianggap sebagai penyelenggaraan terbesar sepanjang sejarah. Total peserta dalam ajang tersebut mencapai 208 orang, berasal dari 28 tim yang turut serta. Negara-negara yang ikut berpartisipasi meliputi Australia, Bangladesh, China, Chinese Taipei, Hong Kong, India, Indonesia, Israel, Jepang, Kanada (tim tamu), Kazakhstan, Kirgistan, Korea Selatan (dua tim), Makau, Malaysia, Mongolia, Qatar, Rumania (tim tamu), Rusia, Arab Saudi, Singapura, Tajikistan, Thailand, Turki, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Vietnam.
Siswa yang Mengharumkan Nama Bangsa
Para siswa yang memberikan kontribusi positif adalah: 1. Ackhava Adam Malonda (SMA Wardaya, Jakarta) – Medali Emas 2. Evan Syatia To (SMAK Penabur Gading Serpong, Tangerang) – Medali Emas 3. Gusti Komang Abhika Atmaja (SMA Kesatuan Bangsa, Yogyakarta) – Medali Perunggu 4. Juan Richie (SMA Kristen Immanuel, Pontianak) – Medali Perunggu 5. Bagasmora Andreo Sibarani (SMA Darma Yudha, Pekanbaru) – Medali Perunggu 6. Ferrel Gabriel (SMAK 1 Penabur, Jakarta) – Honorable Mention 7. Arrow Dunatos Pascha Kristian (SMAN Unggulan MH Thamrin, Jakarta) – Honorable Mention 8. Kayser Huang (SMA Darma Yudha, Pekanbaru) – Honorable Mention.
“Negara dan wilayah yang berpartisipasi meliputi Australia, Bangladesh, China, Chinese Taipei, Hong Kong, India, Indonesia, Israel, Jepang, Kanada (tim tamu), Kazakhstan, Kirgistan, Korea Selatan (2 tim), Makau, Malaysia, Mongolia, Qatar, Rumania (tim tamu), Rusia, Arab Saudi, Singapura, Tajikistan, Thailand, Turki, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Vietnam,” tambah Herry.
Proses seleksi, pembinaan, dan pelatihan dilakukan oleh Yayasan Sinergi Mencerdaskan Tunas Negeri (Simetri) melalui tiga tahap yang terbuka bagi seluruh siswa Indonesia tanpa biaya. Rombongan delegasi RI dijadwalkan kembali tiba di Jakarta pada 26 Mei 2026 pukul 00.40 WIB menggunakan penerbangan VN635.