Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kumpulan Doa Asyura 10 Muharram Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya

Published Juni 26, 2026 · Updated Juli 21, 2026 · By Mary Jones - nusantaranews1.com

Foto : Mary Jones - nusantaranews1.com

Kumpulan Doa Asyura 10 Muharram: Panduan Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya

Nusantaranews1.com – Di Jakarta, melaksanakan pembacaan doa Asyura pada tanggal 10 Muharram dianggap sebagai bentuk amal yang baik. Hari ini merupakan kesempatan istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak zikir dan doa sebagai sarana memohon keberkahan. Tradisi ini diikuti sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama dan kejadian-kejadian penting dalam sejarah Islam.

Hari Asyura, yang dikenal sebagai tanggal 10 Muharram, memiliki makna khusus dalam kalender hijriyah. Berdasarkan perhitungan Kementerian Agama, puasa tasua (9 Muharram) jatuh pada Rabu, 24 Juni 2026. Sementara puasa Asyura (10 Muharram) dirayakan pada Kamis, 25 Juni 2026. Namun, kalender hijriyah Lajnah Falakiyah PBNU menggeser tanggal puasa Asyura ke Jumat, 26 Juni 2026, karena hasil pengamatan rukyat pada 16 Juni 2026.

Menurut sejarah, 10 Muharram memiliki peran penting dalam agama Islam. Di hari ini, sejumlah peristiwa besar terjadi, termasuk kemenangan Nabi Musa atas Fir'aun, keselamatan Nabi Yunus dari perut ikan, dan ampunan bagi Nabi Adam. Selain itu, hari ini juga terkait dengan kejadian-kejadian seperti kelahiran Nabi Isa, Nabi Ibrahim, dan kembali melihat Nabi Ya'qub. Hal ini menjadikan hari Asyura sebagai momentum yang penuh makna.

Doa Asyura 10 Muharram

Dalam tradisi Islam, terdapat beberapa bacaan dzikir dan doa yang dianjurkan pada hari ini. Salah satunya adalah bacaan "Hasbunallah" yang dipersiapkan sebanyak 70 kali. Berikut teks Arab, Latin, dan artinya:

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ اْلمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Latin: Hasbulallah Wani'mal Wakil, Ni'mal Maula Wani'ma Nashir

Artinya: Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Dia sebaik-baik pelindung serta penolong.

Dikutip dari syarah Al Bukhori oleh Imam Ibnu Hajar Al-‘Asqolany, bacaan ini dipercaya mampu melindungi hati seseorang dari kejelekan yang terjadi dalam tahun tersebut.

Bacaan kedua adalah doa untuk memohon umur yang panjang. Teks Arabnya adalah:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ يَا مُفَرِّجَ كُلِّ كَرْبٍ، وَيَا مُخْرِجَ ذِي النُّونِ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا جَامِعَ شَمْلِ يَعْقُوبَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا غَافِرَ ذَنبِ دَاوُدَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا كَاشِفَ ضُرِّ أَيُّوبَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا سَامِعَ دَعْوَةِ مُوسَى وَهَارُونَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنتَ إِقْضِ حَاجَاتِنَا فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَأَطِلْ أَعْمَارَنَا فِي طَاعَتِكَ وَمَحَبَّتِكَ وَرِضَاكَ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَأَحْيِنَا حَيَاةً طَيِّبَةً، وَتَوَفَّنَا عَلَى اْلإِسْلاَمِ وَاْلإِيمَانِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Dari buku "Muharram Bukan Bulan Hijrahnya Nabi" karya Imam Zarkasih, disebutkan bahwa bulan haram memiliki nilai pahala yang besar. Puasa di bulan ini disyariatkan karena terdapat hadis yang secara eksplisit menyebutkannya. Contohnya, Imam Ahmad dalam Musnad-nya, serta Imam Abu Daud dan Imam Ibnu Majah dalam kitab Sunan mereka.

Dzikir dan doa pada hari Asyura dianggap sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. Umat Muslim dianjurkan memperbanyak amalan baik di hari ini sebagai bentuk mengingat kejadian-kejadian besar dalam sejarah agama Islam.