Topics Covered: Diterpa Isu Pesugihan di Gunung Kawi, Kuasa Hukum Sarwendah Ungkap Fakta Sebenarnya
Diterpa Isu Pesugihan di Gunung Kawi, Kuasa Hukum Sarwendah Ungkap Fakta Sebenarnya
Background of the Issue
Topics Covered – Jakarta, kembali menjadi sorotan publik setelah Sarwendah terlibat dalam isu pesugihan di Gunung Kawi. Perdebatan ini bermula dari ulasan video lama yang kembali menyebar di media sosial, memicu teori-teori misteri di tengah masyarakat. Dalam upaya merespons gosip tersebut, Simon, kuasa hukum Sarwendah, memberikan penjelasan mengenai video yang menjadi pusat perhatian.
Clarification from the Legal Team
S Simon menegaskan bahwa video yang diulas secara luas merupakan bagian dari syuting podcast horor yang telah dibuat beberapa tahun silam. Menurutnya, kehadiran Sarwendah di Gunung Kawi hanyalah untuk kebutuhan produksi konten, bukan untuk aktivitas mistis seperti yang dikatakan netizen. Proses syuting dilakukan secara profesional dan terencana oleh tim produksi, dengan tujuan menghibur penonton.
Konten podcast “Kakak Beradik” yang dibuat Sarwendah memang dirancang sebagai hiburan, dengan memanfaatkan lokasi Gunung Kawi yang terkenal memiliki cerita misterius. Simon menambahkan bahwa beberapa anggota tim, termasuk Jordi, adik Ruben Onsu, turut terlibat dalam pemotretan. Pihaknya menganggap bahwa isu pesugihan yang viral belakangan ini sudah mulai menjadi fitnah, karena tidak memiliki dasar fakta yang jelas.
Kebocoran video tersebut membuat publik memperdebatkan narasi yang dikeluarkan. Simon menjelaskan bahwa awalnya pemberitaan hanya sekadar hiburan, tetapi kini menyebar hingga menyebabkan reputasi Sarwendah terganggu. Menurutnya, nama mantan personel Cherrybelle terus dikaitkan dengan kejadian mistis yang belum tentu benar. “Topics Covered ini bisa jadi hanya niat menghibur, tetapi karena viral, cukup mengganggu klien kami,”
ujar Simon.
Dalam upaya memperjelas, Simon meminta media untuk mengecek ulasan video dan menyebutkan bahwa tidak ada bukti konkret mengenai keberadaan Sarwendah dalam kegiatan pesugihan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses syuting podcast telah diperiksa dan tidak terbukti melibatkan praktik mistis. “Topics Covered bukan hanya tentang isu pesugihan, tetapi juga bagaimana narasi bisa berubah menjadi sensasi,” lanjut Simon.
S Simon berharap kejelasan ini dapat menenangkan publik dan menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat. Ia menyebut bahwa media dan netizen perlu lebih hati-hati dalam menyebarkan berita, terutama yang terkait dengan figur publik. Sarwendah sendiri, menurut kuasa hukumnya, tidak pernah mengakui melakukan praktik pesugihan, dan video tersebut hanya bagian dari konten kreatif. “Topics Covered ini seharusnya memberikan informasi yang jernih, bukan membuat orang-orang terjebak dalam teori yang belum terbukti,” pungkas Simon.