Satu Kena Skabies Semua Orang di Rumah Wajib Diobati! Dokter Ungkap Fakta Ini
Satu Kena Skabies, Seluruh Anggota Keluarga di Rumah Perlu Diobati
Penyakit Menular Ini Bisa Menyebar ke Semua Orang
Satu Kena Skabies Semua Orang di Rumah - Dokter umum serta influencer kesehatan, dr Aditya Surya Pratama, mengingatkan bahwa skabies bukan hanya menyerang satu orang, tetapi juga bisa menjangkiti seluruh penghuni rumah. Jika satu anggota keluarga terdiagnosis menderita skabies, maka seluruh orang di lingkungan rumah harus menjalani terapi.
Skabies disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei, yang masuk ke lapisan kulit terluar dan membuat terowongan kecil sebelum bertelur di dalamnya. Tungau ini sangat kecil, sehingga sulit dilihat dengan mata telanjang. dr Aditya menjelaskan bahwa proses infeksi terjadi ketika tungau tersebut merayap ke dalam pori-pori kulit.
"Dia kecil banget, bernama Sarcoptes scabiei. Nah, tungau bandel ini masuk lapisan kulit paling atas, lalu bikin terowongan kecil, lalu bertelur di dalamnya," ujar dr Aditya.
Penularan skabies paling umum terjadi melalui kontak kulit langsung dalam waktu yang cukup lama. Risiko infeksi juga meningkat jika seseorang menggunakan barang pribadi seperti handuk, seprai, atau pakaian yang dimiliki oleh penderita. Oleh karena itu, masyarakat harus waspada terhadap penyebaran di lingkungan rumah.
Dalam mengatasi skabies, pasien biasanya diberikan krim anti parasit, seperti Permethrin 5 persen. Krim ini diterapkan ke seluruh tubuh, mulai dari leher hingga kaki, lalu dibiarkan selama delapan hingga dua belas jam sebelum dicuci. dr Aditya menekankan bahwa pengobatan harus mencakup semua orang di dalam rumah, meskipun belum mengalami gejala seperti gatal atau ruam.
"Jadi kalau kamu atau orang sekitar kamu mulai gatal enggak wajar, jangan ditunda. Karena skabies itu bukan soal bersih atau kotornya, tapi soal penularannya," tambah dr Aditya.
Dokter tersebut memperingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala tidak biasa, seperti gatal yang mengganjal. Skabies tidak terkait dengan kebersihan tubuh, melainkan karena proses infeksi yang terjadi melalui kontak dengan penderita. Pemantauan dini sangat penting untuk mencegah penyebaran lebih luas.