Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Important News: UBK Ungkap Ketua BEM FH Terima Rp20 Juta, Diserahkan Lewat Oknum Polisi

Published Juni 23, 2026 · Updated Juli 21, 2026 · By Sarah Smith - nusantaranews1.com

Foto : Sarah Smith - nusantaranews1.com

Important News: UBK Ungkap Ketua BEM FH Terima Rp20 Juta, Diserahkan Lewat Oknum Polisi

Nusantaranews1.com – Important News: Universitas Bung Karno (UBK) resmi mengungkap kasus penerimaan dana Rp20 juta oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum. Dana tersebut diberikan sebagai bantuan untuk aksi demonstrasi yang terjadi pada 15 Juni 2026. Wakil Rektor III UBK, Daniel Panda, mengonfirmasi bahwa pengelolaan dana ini melibatkan oknum anggota kepolisian, yang menjadi sorotan publik terkait transparansi dana dalam kegiatan mahasiswa.

Detail Dana yang Diserahkan

Important News: Dalam pengakuan yang diberikan kepada pihak universitas, Ketua BEM FH mengatakan bahwa uang Rp20 juta diterima dari seorang alumni atau tokoh senior di Fakultas Hukum UBK. Dana ini diberikan secara langsung oleh oknum polisi yang dianggap sebagai perantara. Proses penyerahan dilakukan secara rahasia untuk menghindari perhatian dari pihak luar, menurut Daniel Panda yang mengatakan, "Sikap mahasiswa yang bersedia mengungkap kesalahan adalah bentuk kejujuran yang patut diapresiasi."

Important News: Menurut Daniel, sebagian dari dana Rp20 juta tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah mahasiswa untuk mendukung aktivitas demonstrasi. Penerimaan dana ini dilakukan oleh pengurus BEM FH dan BEM Fakultas Ekonomi, serta sejumlah mahasiswa lainnya. Kasus ini semakin memperdalam misteri keterlibatan pihak eksternal dalam kegiatan mahasiswa.

Langkah Investigasi oleh UBK

Important News: Untuk mengungkap fakta-fakta lebih lanjut, UBK membentuk tim investigasi khusus. Tim ini akan menelusuri peran oknum polisi serta transaksi dana yang melibatkan pihak-pihak terkait. Daniel Panda menegaskan bahwa investigasi akan dilakukan secara transparan dan adil, "Kami ingin memastikan bahwa semua pihak yang terlibat diperiksa secara menyeluruh."

Important News: Kampus juga berencana memanggil sejumlah saksi dan mahasiswa untuk diberi kesempatan menjelaskan peristiwa tersebut. Pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap, dengan rencana penyidikan lebih lanjut jika ditemukan indikasi pelanggaran. Sanksi yang akan diberikan sesuai dengan peraturan universitas dan ketentuan hukum yang berlaku.

Yusril Ihza Mahendra: Respons Terhadap Kasus

Important News: Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, memberikan respons terkait pengakuan mahasiswa UBK. Ia mengungkapkan keprihatinan terhadap keterlibatan oknum polisi dalam penerimaan dana. Namun, Yusril juga mengapresiasi keberanian mahasiswa dalam menyampaikan fakta ke publik.

Important News: "Saya prihatin dengan peristiwa ini, tetapi menghargai keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pengakuan ke publik," kata Yusril dalam wawancara terkait. Sebagai mantan aktivis kampus, ia menegaskan bahwa gerakan mahasiswa seharusnya didasari nilai moral dan kejujuran, "Ini menjadi contoh bagaimana kebebasan berekspresi bisa diterapkan dengan benar."

Important News: Yusril juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana oleh organisasi kampus. Ia menyarankan bahwa mahasiswa perlu memastikan setiap langkah mereka diawasi oleh pihak internal untuk mencegah potensi korupsi atau penyalahgunaan dana. Menurutnya, kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh komunitas akademik.

Konteks Kasus dan Pengaruhnya

Important News: Kasus penerimaan dana Rp20 juta oleh Ketua BEM FH bukan hanya memicu pertanyaan tentang keterbukaan organisasi kampus, tetapi juga mengungkap hubungan antara mahasiswa dan pihak kepolisian. Aksi demonstrasi pada 15 Juni 2026 dianggap sebagai titik awal dari penyelidikan ini, yang semakin memperkuat kecurigaan publik terhadap keterlibatan luar.

Important News: Selain itu, kasus ini mengingatkan kembali pentingnya pengawasan internal di universitas. Banyak mahasiswa menilai bahwa penerimaan dana melalui oknum polisi menunjukkan adanya kepentingan politik dalam aktivitas kemahasiswaan. "Ini membuka ruang untuk investigasi lebih lanjut, terutama terkait penggunaan dana untuk kegiatan politik," ujar salah satu mahasiswa yang mengetahui kejadian tersebut.

Important News: Dengan adanya pengungkapan ini, UBK berharap bisa memperkuat kepercayaan publik terhadap kejujuran mahasiswa. Namun, tantangan besar masih ada untuk memastikan bahwa semua pihak terlibat benar-benar dijelaskan. Penyelidikan akan terus dilakukan hingga semua fakta terungkap secara utuh.