New Policy: Pertamina Berkah Tebar Kebahagiaan untuk 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa Seluruh Indonesia
Pertamina Berkah Berikan Santunan Kebahagiaan untuk 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Indonesia
New Policy – JAKARTA — Dalam upaya memperkuat komitmen sosialnya, PT Pertamina (Persero) meluncurkan New Policy terbaru yang menyasar kelompok rentan di seluruh Indonesia. Kebijakan ini dilaksanakan secara nasional pada bulan Muharam 2026, dengan menyalurkan bantuan kepada 17.300 anak yatim, dhuafa, dan penyandang disabilitas. Acara berlangsung serentak di berbagai wilayah, menunjukkan respons positif dari Pertamina terhadap kebutuhan masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan anak-anak yang membutuhkan. VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa New Policy ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan kontribusi yang lebih luas di luar sektor energi.
Program Sosial Berkelanjutan sebagai Bagian dari New Policy
Pertamina Berkah, program yang merupakan bagian dari New Policy ini, dibuat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang lebih progresif. Dengan melibatkan seluruh subholding dan anak perusahaan, kegiatan ini memastikan cakupan yang luas dan berdampak signifikan. "Kami percaya New Policy ini dapat menjadi wadah untuk mendorong harapan dan kebahagiaan di tengah tantangan kehidupan yang dihadapi anak yatim dan dhuafa," tambah Baron. Program ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana untuk menginspirasi generasi muda dan masyarakat sekitar.
Kebijakan baru ini dibangun atas dasar kebutuhan sosial yang terus berkembang. Dengan adanya 610 yayasan dan lembaga sosial yang terlibat, Pertamina berhasil memastikan bantuan bisa sampai ke berbagai daerah, termasuk daerah terpencil. "Kami ingin memastikan bahwa setiap anak, terlepas dari lokasi tinggalnya, merasakan kepedulian dari perusahaan," jelas Baron. Melalui New Policy, Pertamina berkomitmen untuk memperluas jangkauan program sosialnya, termasuk menjalin kerja sama dengan pihak lain yang memiliki visi sama.
"Santunan dari Pertamina ini sangat berarti bagi anak-anak di panti. Kami harap bantuan ini dapat memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus belajar dan berkembang," ujar Sri Hartini, Pengelola Dinas Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 Klender.
Salah satu tujuan utama dari New Policy adalah memberikan dampak yang berkelanjutan. Dengan kegiatan seperti ini, Pertamina tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar anak yatim dan dhuafa, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kepedulian sosial. "Kami ingin menjadi mitra yang selalu hadir, tidak hanya saat ada kebutuhan mendesak, tetapi juga dalam jangka panjang," tambah Baron. Kebijakan ini juga dirancang untuk meningkatkan partisipasi karyawan dalam kegiatan sosial, sehingga kolaborasi internal bisa semakin kuat.
"Melalui New Policy, Pertamina menciptakan keseimbangan antara bisnis dan kepedulian sosial. Kami bangga dapat berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak yang membutuhkan," ujar Muhammad Baron.
Keberhasilan dari New Policy ini tidak hanya terukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari respons positif dari masyarakat. Tidak kurang dari 17.300 anak yang merasakan manfaat langsung dari bantuan santunan dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Pertamina tidak hanya fokus pada penyediaan energi, tetapi juga pada pembangunan sosial yang holistik. "Kami berharap New Policy ini dapat menjadi contoh untuk perusahaan lain dalam melakukan investasi sosial yang berdampak jangka panjang," kata Baron.