Penjualan Listrik PLN Indonesia Power Tembus 82,17 TWh, Operasikan 3 Pembangkit Baru
PLN Indonesia Power Capai Penjualan Listrik 82,17 TWh, Operasikan 3 Pembangkit Baru
Nusantaranews1.com – Dalam tahun 2025, PLN Indonesia Power mencatatkan realisasi penjualan listrik sebesar 82,17 terawatt hour (TWh), yang berhasil melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 109 persen. Tidak hanya itu, perusahaan juga memperkuat kapasitas pembangkit listrik nasional dengan mengoperasikan tiga unit baru, meningkatkan total daya sekitar 2.060 Megawatt (MW). Capaian ini dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan bersama PT PLN (Persero), menunjukkan konsistensi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan sektor energi di Indonesia.
Pencapaian 82,17 TWh: Tren Pertumbuhan yang Signifikan
Key Discussion: Realisasi penjualan listrik PLN Indonesia Power mencapai 82,17 TWh, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini didukung oleh kinerja Equivalent Availability Factor (EAF) non-PLTU yang mencapai 93,18 persen, melebihi target RKAP sebesar 90,52 persen. Dalam bidang bisnis, perusahaan juga menorehkan kinerja beyond kWh hingga 156 persen dari proyeksi awal, mencerminkan komitmen kuat untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kontribusi terhadap perekonomian.
"PLN Indonesia Power harus memastikan setiap program yang telah ditetapkan dapat dieksekusi secara disiplin, terukur, dan tepat waktu. Dengan komitmen kuat, sinergi tim perusahaan, serta fokus pada excellence operasional dan agenda transformasi, saya yakin target RKAP dan program strategis dalam RUPTL dapat tercapai secara optimal, memberikan nilai tambah bagi perusahaan, pemegang saham, dan masyarakat," ujar Yusuf Didi Setiarto, Wakil Direktur Utama PLN, dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Operasikan 3 Pembangkit Baru: Strategi untuk Meningkatkan Ketersediaan Listrik
Key Discussion: Peningkatan kapasitas pembangkit listrik yang dilakukan PLN Indonesia Power menjadi salah satu langkah strategis dalam menjawab tantangan kebutuhan energi yang terus meningkat. Tiga unit pembangkit baru yang dioperasikan tersebut berkontribusi pada perluasan jaringan listrik nasional, sekaligus mendukung upaya menuju energi berkelanjutan. Kapasitas tambahan ini diharapkan mampu memenuhi permintaan listrik di berbagai daerah, termasuk wilayah yang masih terisolasi secara energi.
Dalam Key Discussion, Yusuf Didi Setiarto menegaskan bahwa penguatan infrastruktur pembangkit merupakan bagian integral dari rencana transformasi PLN. "Pembangkit baru ini akan memperkuat keandalan pasokan listrik, sekaligus membuka peluang untuk menekan ketergantungan pada sumber daya energi tradisional," tambahnya. Selain itu, pengoperasian pembangkit juga akan mendukung peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, baik industri maupun rumah tangga.
Dukungan dari Dewan Komisaris: Menjaga Konsistensi dan Akuntabilitas
Key Discussion: Arief Budiman, Komisaris Utama PLN Indonesia Power, menegaskan bahwa dewan komisaris akan terus memberikan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan strategi perusahaan. "Kinerja yang dicapai menjadi modal penting bagi pertumbuhan PLN Indonesia Power. Dewan Komisaris mendukung seluruh langkah strategis Perseroan agar budaya kinerja unggul, tata kelola kuat, dan pengelolaan risiko baik tetap menjadi fondasi peningkatan kontribusi terhadap kinerja PLN secara berkelanjutan," jelas Arief.
Dalam Key Discussion, Arief juga menyoroti pentingnya transparansi dalam semua kegiatan bisnis. "Kami akan memastikan semua proyek dilakukan dengan akuntabel, sehingga kepercayaan pemegang saham dan publik terjaga," tambahnya. Komisaris menggarisbawahi bahwa keberhasilan operasional pembangkit baru tidak hanya tergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada manajemen risiko dan keterlibatan masyarakat.
Komitmen PLN Indonesia Power: Kinerja Masa Depan yang Berkelanjutan
Dalam Key Discussion, Bernadus Sudarmanta, Direktur Utama PLN Indonesia Power, menjelaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat operational excellence sebagai fondasi pertumbuhan. "Ke depan, kami akan fokus pada peningkatan keandalan infrastruktur, pengembangan sumber daya energi baru dan terbarukan, inovasi teknologi, serta penguatan bisnis berkelanjutan. Semua upaya ini bertujuan menghadirkan energi yang andal, bersih, dan memberikan dampak positif bagi Indonesia," ujar Bernadus.
Key Discussion: PLN Indonesia Power juga berkomitmen untuk meningkatkan keberlanjutan dalam pengelolaan energi. Dengan mengoperasikan tiga pembangkit baru, perusahaan berupaya mengurangi emisi karbon dan meningkatkan daya saing di pasar energi global. Selain itu, keberhasilan pencapaian 82,17 TWh menunjukkan bahwa PLN mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas layanan, yang menjadi prioritas utama dalam RKAP tahun 2025.
Peran Strategis PLN dalam Penyediaan Energi Nasional
Key Discussion: Sebagai salah satu subholding PLN, PLN Indonesia Power memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan listrik yang stabil bagi seluruh wilayah Indonesia. Kinerja tinggi dalam penjualan listrik mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menjawab tantangan ekonomi dan lingkungan secara bersamaan. "Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan solusi energi yang lebih ramah lingkungan," imbuh Bernadus Sudarmanta.
Dalam Key Discussion, dinamika pasar energi Indonesia juga menjadi sorotan. Dengan kebutuhan listrik yang terus meningkat, PLN Indonesia Power harus beradaptasi dengan cepat untuk menjaga kualitas dan kapasitas pasokan. "Peningkatan daya listrik hingga 2.060 MW membuka peluang untuk menjawab permintaan konsumen di berbagai sektor, termasuk industri dan rumah tangga," terang Bernadus. Kinerja ini diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam mencapai target pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.