Berita
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Berita

What Happened During: Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Mesin Panen Padi Hangus Terbakar di Lamongan

Mary Jones ⏱ 2 min read

What Happened During: Truk Mesin Panen Padi Terbakar di Lamongan

Kebakaran Truk di Jalan Dradahblumbang

What Happened During – Insiden kebakaran truk yang mengangkut mesin combine untuk panen padi terjadi di Jalan Raya Babat–Jombang, Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, pada hari Rabu (20/5/2026). Kebakaran ini memicu kekacauan di jalan raya karena api dengan cepat membesar dan menghalangi arus lalu lintas. Menurut warga setempat, kejadian terjadi saat truk sedang menanjak ke lereng dengan kecepatan yang relatif lambat, sehingga membuat pengemudi dan penumpang terpaksa berhenti di sisi jalan.

Pemicu Kebakaran dan Upaya Pemadam

Truk bermuatan mesin panen padi tersebut milik Sigit, warga Desa Gowok, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Nopol truk K 1903 AA melaju dari arah utara ke selatan hingga mencapai perempatan Dradah. Di sana, kendaraan mengalami kesulitan menanjak, sehingga pengemudi menepikan truk ke pinggir jalan. Tidak lama setelah itu, asap mulai muncul dari bagian bawah kabin, menandakan bahwa api sudah menyala. Warga sekitar segera turun untuk membantu evakuasi mesin combine, meski upaya tersebut terhambat oleh kebakaran yang semakin ganas.

Kebakaran memicu reaksi cepat dari tim pemadam kebakaran yang segera datang ke lokasi. Dalam beberapa menit, api berhasil dipadamkan, namun kerugian material telah mencapai ratusan juta rupiah. Mesin combine yang menjadi muatan truk berada dalam kondisi rusak, namun berhasil diselamatkan dari kabin yang hampir habis terbakar. Menurut laporan, api menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan dan tengah truk, serta mengancam keselamatan pengemudi.

“Kami mendapat laporan kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB, dan langsung bergerak menuju lokasi untuk menangani situasi,” kata petugas pemadam kebakaran dari Desa Dradahblumbang.

Sementara itu, polisi juga terlibat dalam proses penyelidikan. Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam investigasi. Namun, berdasarkan keterangan saksi, truk diduga mengalami kebocoran minyak atau kabel yang terlalu panas saat menanjak. “Kami sedang memeriksa faktor-faktor teknis, seperti keausan mesin atau kelebihan beban saat memasuki jalur yang curam,” lanjut Hamzaid. Kejadian ini menjadi peringatan bagi pengemudi yang sering menggunakan truk berat di daerah dengan medan yang tidak rata.

What Happened During juga menarik perhatian warga sekitar dan media lokal. Beberapa warga mengatakan bahwa kebakaran ini mengingatkan akan pentingnya perawatan kendaraan sebelum menghadapi jalan yang berliku. “Mesin combine ini sangat vital untuk musim panen, jadi kehilangan truk seperti ini bisa memperlambat proses panen di daerah sekitar,” ujar seorang petani di Lamongan. Kebakaran ini terjadi di tengah musim pengumpulan hasil pertanian, sehingga memperparah kekhawatiran akan keterlambatan panen di wilayah tersebut.

Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian dan pemadam kebakaran memberikan rekomendasi kepada para pengemudi untuk memeriksa kelayakan kendaraan sebelum melakukan perjalanan menanjak. Selain itu, mereka juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap tanda-tanda kebocoran bahan bakar atau kelebihan panas di bagian mesin. Kebakaran truk di Lamongan ini menjadi contoh nyata bagaimana kejadian kecil bisa menimbulkan dampak besar jika tidak diatasi secara tepat.

Bagikan artikel ini