What Happened During: Sadis! Pria di Kuningan Siram Air Panas dan Bacok Kekasih Sesama Jenis karena Cemburu
Sadis! Pria di Kuningan Siram Air Panas dan Bacok Kekasih Sesama Jenis karena Cemburu
What Happened During sebuah insiden mengerikan terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, saat seorang pria berinisial AN (25) melakukan kekerasan terhadap kekasih sesama jenisnya. Aksi tega ini berawal dari rasa cemburu yang melatarbelakangi pelaku, yang akhirnya memicu peristiwa berdarah tersebut.
Detail Peristiwa
Korban, seorang pria yang berkomunikasi dengan seseorang di luar hubungan, menjadi sasaran amarah pelaku. Pada Selasa (12/5/2026), pelaku menemui korban di Kecamatan Cibereum untuk mengungkapkan rasa cemburunya. Tindakan memecah keheningan keduanya dengan menyiram air panas dan menyerang menggunakan golok yang telah siapkan sebelumnya.
Korban menderita luka serius di bagian kepala dan jari tangan yang hampir putus akibat serangan tajam. Sementara itu, kondisi korban memburuk hingga membutuhkan evakuasi ke rumah sakit. Warga sekitar turut membantu mencegah kerusakan lebih parah, sementara pelaku melarikan diri setelah aksi kekerasan.
Proses Penanganan oleh Pihak Berwajib
Dalam penyelidikan, Satreskrim Polres Kuningan menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian.
“Tersangka ditangkap saat tertidur di Alun-Alun Cimahi setelah melarikan diri. Kami menemukan bukti bahwa pelaku sudah merencanakan aksinya,”
ungkap Kasatreskrim AKP Abdul Azis, Kamis (14/5/2026).
Kasus ini ditangani berdasarkan Pasal 466 KUHP yang menyangkut penganiayaan berat. Pelaku dijerat dengan ancaman hukuman penjara hingga 5 tahun. Proses penyelidikan terus berjalan, dengan polisi memperoleh informasi lebih lanjut mengenai motivasi dan peristiwa sebelum aksi terjadi.
Sebelum kejadian, keduanya sempat makan bersama di rumah pelaku. Namun, suasana berubah tiba-tiba saat mereka berada di dalam kamar. Pelaku tega melakukan serangan tanpa pemberitahuan, sementara korban terkejut dan tidak sempat berbuat apa-apa. Berita ini memicu perbincangan di media sosial dan komunitas lokal.
What Happened During kejadian ini menunjukkan bagaimana emosi cemburu dapat memicu tindakan kekerasan yang berat. Selain itu, kasus ini menjadi contoh dari keterlibatan homoseksual dalam konflik hubungan, yang sering kali dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya.
Korban kini menjalani perawatan medis di rumah sakit, sementara pelaku ditemani oleh pihak berwajib untuk proses hukumnya. What Happened During insiden ini juga menimbulkan sorotan terhadap kebutuhan edukasi dan pemahaman masyarakat tentang isu homoseksual serta pentingnya pengendalian emosi dalam hubungan interpersonal.