Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Viral Siswi SMP di Makassar Dijambret hingga Terseret – Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Published Juni 1, 2026 · Updated Juni 1, 2026 · By Jessica Moore

Viral Siswi SMP di Makassar Dijambret, Polisi Tangkap Pelaku dalam Waktu Singkat

Peristiwa Penjambretan Siswi SMP yang Menghebohkan Kota Makassar

Viral Siswi SMP di Makassar Dijambret - Kasus penjambretan yang menimpa seorang siswi SMP di Makassar kini menjadi viral setelah video kejadian beredar di berbagai platform media sosial. Polda Sulsel secara cepat mengambil tindakan dengan menangkap pelaku yang diduga bertanggung jawab atas aksi pencurian dengan kekerasan tersebut. Pelaku, berinisial AR (25), diamankan di rumahnya yang terletak di Jalan Nuri Baru, Kota Makassar. Insiden ini terjadi di Jalan Deppasawi Luar, Kecamatan Tamalate, pada Senin (1/6/2026), saat korban berjalan menuju sekolah.

Detail Aksi dan Dampak pada Korban

Dalam kejadian tersebut, dua pelaku menggunakan sepeda motor untuk melakukan aksi. Mereka mendekati korban secara tiba-tiba dan langsung merampas handphone miliknya. Korban berusaha menahan perangkat tersebut, namun tindakannya justru membuatnya terseret ke belakang motor pelaku. "Korban dipilih secara acak, kemudian pelaku mengambil paksa ponselnya hingga terseret ke belakang," kata Ipda Irzal Makkarawa, Panit Resmob Polda Sulsel, seperti yang dilansir iNews Celebes. Video aksi ini menjadi trending di Kota Makassar, menarik perhatian masyarakat luas.

"Pelaku berusaha mengambil ponsel korban dengan cepat, sementara korban terjatuh dan terus dikejar hingga kecil kemungkinan melarikan diri," ujar Irzal.

Aksi penjambretan ini tidak hanya menimpa korban secara fisik, tetapi juga menggugah kekhawatiran masyarakat tentang keamanan di sekitar area kampus. Berdasarkan laporan, korban mengalami luka-luka akibat tabrakan dengan motor pelaku. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit, sementara penyidik masih menyelidiki apakah ada rekan pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut.

Langkah Polisi dalam Penyelidikan dan Penangkapan

Polda Sulsel menegaskan bahwa proses penyelidikan telah dimulai secara intensif. Unit Resmob yang bertugas menangkap AR setelah menerima laporan dari warga sekitar. Selain itu, polisi juga sedang memburu rekan pelaku yang diduga mengemudikan sepeda motor saat aksi terjadi. "Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut untuk menuntut pelaku secara tegas," terang Irzal. Pemuda AR, yang merupakan warga lokal, akan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui motif dan peran tepatnya dalam kejadian ini.

Kasus viral siswi SMP di Makassar ini menjadi contoh nyata bagaimana kejahatan kecil dapat berdampak besar jika tidak segera ditangani. Polisi berharap dengan menangkap pelaku, masyarakat dapat lebih waspada terutama di area-area rawan kejahatan. Selain itu, mereka juga mengimbau para pelajar untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar dan memastikan barang bawaan aman saat beraktivitas di luar rumah.

Respons Masyarakat dan Dukungan untuk Penegakan Hukum

Insiden viral siswi SMP di Makassar memicu reaksi cepat dari warga setempat. Banyak orang menyampaikan dukungan kepada polisi atas tindakan cepat mereka. "Saya sangat terkejut melihat video ini, tapi senang polisi bisa menangkap pelakunya dalam waktu singkat," ungkap salah satu warga sekitar, yang enggan menyebutkan nama. Dukungan ini semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pihak kepolisian dalam menangani kasus kriminal yang mengemuka.

Di sisi lain, korban dan keluarganya berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk mencegah tindakan serupa di masa depan. "Saya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya agar tidak ada korban lain seperti saya," tutur korban, yang masih dalam pemulihan. Pihak sekolah juga menyesalkan kejadian tersebut dan berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswanya.

Keselamatan dan Edukasi untuk Mencegah Kejahatan

Polisi menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mencegah kejahatan seperti penjambretan. Mereka mengingatkan untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar, memakai perlengkapan keselamatan, dan tidak meninggalkan barang bawaan terlalu lama. "Kasus ini bisa dihindari jika korban lebih berhati-hati," jelas Irzal. Polisi juga menyatakan akan mengadakan sosialisasi keselamatan ke lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Sebagai bagian dari tindakan pencegahan, Polda Sulsel akan memperketat pengawasan di area-area strategis, termasuk sekitar sekolah. Mereka juga berharap masyarakat lebih aktif melaporkan kejadian kejahatan agar cepat ditangani. "Viral siswi SMP di Makassar menjadi momentum untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran warga," tambah Irzal. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kasus serupa tidak terulang di masa depan.