Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Truk Angkut Rombongan Seni Kuda Renggong Terbalik di Sumedang – 2 Luka Berat

Published Juni 12, 2026 · Updated Juni 12, 2026 · By Mary Jones

Truk Angkut Rombongan Seni Kuda Renggong Terbalik di Sumedang, Dua Korban Terluka Parah

Truk Angkut Rombongan Seni Kuda Renggong - Satu kejadian serius terjadi di Jalan Ujungjaya–Palasah, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada hari Kamis (11/6/2026) sore. Sebuah truk yang membawa rombongan seni tradisional Kuda Renggong kehilangan keseimbangan dan tergelincir ke pinggir jalan sebelum akhirnya terbalik. Insiden ini mengakibatkan dua penumpang mengalami luka berat, sementara sejumlah lainnya mengalami cedera ringan.

Detail Kecelakaan Truk Kuda Renggong di Sumedang

Kecelakaan terjadi saat rombongan seni Kuda Renggong sedang dalam perjalanan kembali ke Desa Conggeang Kulon, Kecamatan Conggeang, setelah mempersembahkan pertunjukan seni tradisional di Desa Sukabungah, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Truk yang mengangkut 20 penumpang dan tiga ekor kuda mengalami oleng tiba-tiba, memicu kecelakaan yang menimbulkan dampak signifikan. Beruntung, truk tersebut berhenti akibat tertahan oleh pohon kelapa di tepi jalan, sehingga tidak terjun ke jurang atau area yang lebih dalam.

Rombongan yang terlibat dalam kecelakaan ini terdiri dari seniman dan pengiring yang berangkat untuk menjalankan tradisi budaya yang sudah ada sejak ratusan tahun silam. Kuda Renggong, sebagai simbol budaya Jawa Barat, sering menjadi bagian dari acara adat atau pesta rakyat. Meski perjalanan dianggap aman, kecelakaan ini menunjukkan bahwa transportasi dalam rombongan seni bisa rentan terhadap risiko tiba-tiba.

"Truk tiba-tiba oleng ke arah pinggir jalan sebelum akhirnya terbalik," kata Enas, salah satu penumpang yang selamat. Ia menambahkan bahwa kondisi jalan yang sedikit menanjak dan kelelahan para penumpang mungkin memengaruhi keseimbangan kendaraan saat perjalanan."

Kejadian ini menimbulkan kekawatiran terhadap keselamatan transportasi rombongan seni Kuda Renggong, yang sering kali mengandalkan kendaraan sederhana. Dua korban yang mengalami luka parah, yaitu seorang penari dan seorang penjaga kuda, langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk perawatan intensif. Sementara itu, korban lain seperti Tina Ratina, yang mengalami luka ringan, telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya stabil.

Langkah Penanganan dan Upaya Penyelamatan

Setelah truk terbalik, warga sekitar segera mengambil tindakan. Mereka menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkat penumpang dan membawa mereka ke tempat penanggulangan darurat. Tim medis dari puskesmas langsung datang ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama. Dalam situasi darurat, kerja sama antara warga dan petugas kepolisian menjadi kunci dalam menangani korban.

Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab utama kecelakaan tersebut. Dalam penyelidikan, petugas kepolisian juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan para penumpang. Dalam penyelidikan awal, ditemukan bahwa truk yang digunakan tidak memiliki pengamanan tambahan seperti sabuk pengaman atau sistem pengereman darurat.

Sebagai bagian dari upaya penyelamatan, rombongan seni Kuda Renggong juga menerima bantuan dari masyarakat setempat. Beberapa warga yang mengikuti kejadian langsung turun ke jalan untuk membantu mengevakuasi penumpang. Kejadian ini memperlihatkan bagaimana kekuatan komunitas bisa menjadi penopang penting dalam situasi darurat, terutama saat rombongan seni membutuhkan dukungan ekstra di luar kegiatan mereka.

Insiden ini menjadi peringatan bagi para pelaku seni tradisional yang sering melakukan perjalanan jarak jauh. Sebagai budaya yang memadukan kesenian dan ekspresi keagamaan, Kuda Renggong membutuhkan perhatian khusus terutama dalam aspek keselamatan. Dalam beberapa hari terakhir, tim peneliti budaya juga berencana melakukan evaluasi terhadap alat transportasi yang digunakan dalam kegiatan seni tersebut.