Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Special Plan: Mencekam! Polisi Tembak Mobil Angkut 113 Kg Sabu di Jalur Medan-Aceh, Sopir Kabur

Published Juni 5, 2026 · Updated Juni 5, 2026 · By Patricia Rodriguez

Special Plan: Polisi Tembak Mobil Sabu di Jalur Medan-Aceh, Sopir Melarikan Diri

Operasi Spesial di Langkat, Sabu Berat Ditemukan

Special Plan menjadi fokus utama operasi penyitaan narkoba terbaru yang berlangsung di jalur Medan-Aceh, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Saat petugas melakukan pengejaran, mobil yang membawa 113 kilogram sabu hampir terjebak dalam kecelakaan lalu lintas. Karena upaya kabur, polisi terpaksa menembak kendaraan hingga mengalami kehilangan kendali dan terjatuh ke parit. Sopir mobil tersebut berhasil melarikan diri, meninggalkan barang bukti di tepi jalan Desa Geulumpang Payung, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Utara.

Detail Barang Ilegal yang Ditemukan

Operasi Special Plan ini mengungkap jaringan peredaran narkoba yang terorganisir. Setelah melakukan penyisiran mendalam, petugas menemukan empat tas besar yang berisi sabu dalam kondisi siap diperdagangkan. Berat total barang ilegal mencapai 113 kilogram, yang jika dihitung nilai pasar, bisa bernilai ratusan juta rupiah. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Andy Arisandi, menjelaskan bahwa penyelidikan awal menunjukkan sabu tersebut berasal dari Pekanbaru, Riau, dan rencananya akan diedarkan ke Aceh.

"Special Plan memperkuat upaya kami dalam menggagalkan peredaran narkoba secara massal. Penyelidikan terus dilakukan untuk melacak pelaku lain dan memastikan jaringan ini tidak beroperasi lagi," tutur Kombes Andy Arisandi, Kamis (4/6/2026).

Strategi Penyergapan yang Mencekam

Operasi Special Plan ini memperlihatkan koordinasi yang intens antara polisi dan intelijen. Petugas mengintai jalur utama yang sering digunakan pengendara untuk mengangkut narkoba dari Medan ke Aceh. Saat mobil bergerak cepat, tim penyergap langsung mengambil langkah tegas. Tembakan dilakukan untuk menghentikan kecepatan, sementara sopir mencoba kabur dengan mempercepat laju kendaraan. Meski berhasil melarikan diri, mobil tersebut tetap menjadi bukti penting dalam kasus besar ini.

Sejarah dan Dampak Operasi Special Plan

Operasi Special Plan telah menjadi strategi utama polisi dalam menangkal peredaran narkoba di daerah pesisir. Dalam beberapa bulan terakhir, program ini telah mengungkap ratusan kilogram narkoba dari berbagai jalur transportasi. Kali ini, temuan 113 kg sabu menambah jumlah barang bukti yang berhasil disita. Dengan penangkapan ini, harapan masyarakat Aceh untuk mengurangi ketergantungan pada narkoba semakin tinggi. Namun, pengendara masih berusaha menemukan celah untuk melarikan diri.

Koordinasi Tim untuk Menangkap Pelaku

Tim gabungan dari Polres Langkat, Satnarkoba Polda Sumatera Utara, dan intelijen daerah sedang berupaya keras mengejar sopir yang kabur. Sementara itu, barang bukti 113 kg sabu telah diserahkan ke laboratorium untuk analisis lebih lanjut. Dalam operasi Special Plan, penegak hukum juga memantau pelaku lain yang terlibat dalam rantai distribusi. Aksi ini menjadi contoh bagaimana penegakan hukum bisa menghentikan peredaran narkoba di wilayah yang rentan.

Dengan pendekatan strategis, Special Plan terus berjalan meskipun menghadapi tantangan. Peristiwa penembakan mobil sabu di jalur Medan-Aceh menunjukkan intensitas perang melawan narkoba. Kasus ini tidak hanya menimbulkan kegembiraan di kalangan masyarakat, tetapi juga memberikan gambaran tentang potensi kerusakan yang bisa terjadi jika operasi ini tidak segera dilakukan. Kombes Andy Arisandi menegaskan bahwa penegakan hukum akan terus berjalan hingga semua pelaku ditemukan dan diadili.