Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Special Plan: BRImo Permudah Registrasi Nasabah di 15 Negara, Buka Rekening Jadi Makin Fleksibel

Published Juni 8, 2026 · Updated Juni 8, 2026 · By Sandra Thomas

Special Plan: BRImo Memudahkan Registrasi Nasabah di 15 Negara, Buka Rekening Lebih Fleksibel

Special Plan yang dicanangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, BRI, terus memperluas akses layanan perbankan digital bagi masyarakat, termasuk yang tinggal di luar negeri. Super app BRImo kini membawa kemudahan dalam proses registrasi nasabah, memungkinkan pembukaan rekening dan transaksi perbankan dilakukan kapan saja serta di mana saja. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi BRI untuk menyediakan layanan keuangan digital yang inklusif dan efisien, sesuai dengan kebutuhan pengguna global.

Kemudahan Registrasi BRImo di Luar Negeri

Dengan Special Plan, pengguna Indonesia yang berada di luar negeri dapat mendaftar BRImo secara online tanpa perlu ke kantor cabang. Prosesnya hanya membutuhkan langkah-langkah sederhana seperti mengunduh aplikasi, memasukkan nomor telepon dengan kode negara, serta email aktif untuk verifikasi OTP. Selain itu, pengguna juga wajib melakukan pemeriksaan data diri melalui e-KTP dan validasi wajah sesuai panduan dalam aplikasi.

Fitur-fitur tambahan seperti pemilihan kantor cabang pengelola rekening, pembuatan username dan password, serta pengaturan PIN BRImo telah disertakan dalam Special Plan. Hal ini memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna saat melakukan transaksi keuangan digital. Dengan alur registrasi yang lebih sederhana, BRI menargetkan meningkatkan jumlah pengguna BRImo secara signifikan di seluruh dunia.

“Special Plan ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperkuat ekosistem digital dan mendorong inklusi keuangan. Kami percaya bahwa kemudahan registrasi akan mempercepat adopsi layanan perbankan digital oleh masyarakat Indonesia yang tinggal di berbagai negara,” ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny.

Ekspansi Layanan di 15 Negara

Sebagai bagian dari Special Plan, layanan BRImo kini telah tersedia di 15 negara, termasuk Indonesia, Hong Kong, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Kuwait, Malaysia, Singapura, Taiwan, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Timor-Leste, Brunei Darussalam, dan Australia. Kehadiran BRImo di negara-negara tersebut mencerminkan pertumbuhan transformasi digital BRI yang terus berlangsung.

Statistik terkini menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pengguna BRImo. Hingga Triwulan I-2026, jumlah pengguna mencapai 47,8 juta orang, naik 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Volume transaksi juga meningkat, mencapai Rp2.042,2 triliun atau tumbuh 29,4 persen YoY. Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa Special Plan berhasil memperluas akses keuangan digital dan mendukung kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

Kebijakan Special Plan diharapkan menjadi solusi yang membantu pengguna di luar negeri dalam mengelola keuangan secara praktis. BRI mengungkapkan bahwa inisiatif ini tidak hanya meningkatkan fleksibilitas penggunaan layanan perbankan, tetapi juga membuka peluang bagi inklusi keuangan yang lebih luas. Dengan membuka rekening lebih mudah, masyarakat dapat menjaga koneksi keuangan sekaligus mengakses berbagai layanan keuangan digital secara global.

Pengaruh Special Plan pada Ekosistem Digital

Special Plan menunjukkan komitmen BRI untuk mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Fokus pada perluasan akses registrasi nasabah di 15 negara menegaskan bahwa perbankan digital tidak lagi terbatas pada wilayah tertentu, tetapi bisa diakses oleh siapa saja di berbagai belahan dunia. Inisiatif ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, karena memungkinkan masyarakat yang bepergian atau tinggal di luar negeri tetap terhubung dengan layanan keuangan.

BRI berharap Special Plan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat transformasi digital perbankan. Dengan proses pembukaan rekening yang lebih fleksibel, perusahaan menargetkan peningkatan penggunaan aplikasi BRImo hingga mencapai lebih dari 50 juta pengguna di akhir tahun 2026. Selain itu, kebijakan ini juga mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan melalui layanan digital yang mudah diakses.