Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mataram – Perempuan dan 2 Anaknya Ditangkap

Published Juni 3, 2026 · Updated Juni 3, 2026 · By Patricia Rodriguez

Polisi Bongkar Sabu di Mataram, Perempuan dan Dua Anaknya Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mataram - Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menjadi sorotan setelah petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram berhasil mengungkap peredaran narkotika sabu-sabu. Operasi yang berlangsung di Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, menghasilkan penangkapan tiga orang, termasuk satu perempuan dan dua anaknya. Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mataram ini terjadi setelah petugas melakukan penyergapan berdasarkan informasi dari warga yang mengawasi aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Penyergapan dan Barang Bukti yang Ditemukan

Dalam operasi tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti, seperti sabu seberat 3,89 gram, plastik klip bening, handphone, alat isap, serta uang tunai sebesar Rp597.000. Penangkapan terjadi di sebuah rumah yang sebelumnya dijadikan tempat transaksi narkoba. Tim Satuan Resnarkoba memastikan bahwa perempuan berinisial J (52 tahun) merupakan residivis narkoba, sementara dua anaknya, IS dan AR, diduga terlibat dalam kegiatan penyalahgunaan dan pengedaran narkoba.

"Kita mengamankan satu orang perempuan dan dua orang laki-laki yang merupakan anaknya," kata AKP Remanto, Kasat Resnarkoba Polresta Mataram. Ia menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan setelah menerima laporan dari warga setempat yang mengindikasikan adanya kegiatan penyelundupan sabu di area tersebut.

Kasus ini menunjukkan betapa intensnya upaya polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mataram untuk memerangi peredaran narkoba di wilayah NTB. Selain barang bukti, penyidik juga sedang menyelidiki transaksi dan hubungan antara tersangka dengan jaringan penyalahgunaan narkoba lainnya. Keterlibatan dua anak dalam kasus ini menegaskan bahwa narkoba tidak hanya menjangkau orang dewasa, tetapi juga menyebar ke kalangan remaja.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, petugas sedang memverifikasi asal-usul sabu yang ditemukan serta menggali informasi tentang pelaku lain yang mungkin terlibat. Penangkapan di Mataram ini menambah daftar kasus narkoba yang berhasil dibongkar oleh pihak kepolisian di wilayah NTB. Keberhasilan operasi ini juga diharapkan mampu memotivasi warga untuk terus memberikan informasi mengenai kecurigaan terhadap penyelundupan narkoba.

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mataram menjadi contoh nyata tentang koordinasi antara tim investigasi dan masyarakat. Dalam operasi penyergapan, petugas menemukan bukti-bukti yang meyakinkan tentang aktivitas pengedaran sabu yang dilakukan oleh tersangka. Selain itu, penyidik juga menemukan alat-alat yang digunakan untuk mengonsumsi narkoba, menunjukkan bahwa keempat pelaku terlibat secara langsung dalam penggunaan dan perdagangan narkoba.

Menurut AKP Remanto, kasus ini menggambarkan bagaimana kepolisian terus berupaya menekan penyalahgunaan narkoba di daerah tersebut. Dengan menangkap tiga orang, termasuk seorang ibu dan dua anaknya, pihak berwenang berhasil memecahkan jaringan kecil yang diduga menyediakan sabu di lingkungan sekitar. Penyidikan terus berlangsung, dan pelaku akan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui seberapa luas jaringan yang terlibat.