Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Komplotan Pencuri Rumah Kosong di Makassar Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Kalimantan

Published Mei 25, 2026 · Updated Mei 25, 2026 · By Elizabeth Jones

Komplotan Pencuri Rumah Kosong di Makassar Ditangkap Saat Kabur ke Kalimantan

Komplotan Pencuri Rumah Kosong di Makassar - Tim Resmob Polrestabes Makassar berhasil menangkap komplotan pencuri rumah kosong di Makassar, Sulawesi Selatan, yang berencana melarikan diri ke Kalimantan Tengah. Tiga pelaku spesialis pencurian di Jalan Sinasara, Tallo, telah ditahan setelah mengambil emas seberat 25 gram dari seorang warga. Dua di antara mereka, RS dan RM, ditangkap di Kota Parepare, sedangkan pelaku ketiga, IA, diamankan di Tallo setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan lanjutan. Penangkapan ini menjadi bukti bahwa investigasi terus berjalan untuk mengungkap perbuatan kriminal mereka.

Tahap Awal Penyelidikan dan Peran Pelaku

Sebelum melakukan penangkapan, polisi telah memantau aktivitas komplotan pencuri rumah kosong di Makassar selama beberapa hari. Dari sumber informasi, para pelaku diketahui sering bergerak di sekitar kawasan Tallo dan Parepare untuk mencari sasaran yang tidak terjaga. Dalam operasi pengepungan, RS dan RM ditemukan bersembunyi di dalam kamar kos yang menjadi tempat penyimpanan barang hasil pencurian. AKP Asfada, Kapolsek Tallo, menjelaskan bahwa kedua pelaku tersebut bertugas masuk ke dalam rumah untuk mengambil emas, sementara IA bertindak sebagai penjaga di luar.

"Kami memastikan bahwa semua pelaku komplotan pencuri rumah kosong di Makassar telah diperiksa dan diamankan. Mereka mengakui bahwa aksi pencurian dilakukan secara terencana dengan memanfaatkan situasi rumah yang tidak berpenghuni," kata AKP Asfada.

Komplotan ini dibentuk untuk mengurangi risiko terdeteksi selama operasi. Mereka membagi peran, dengan satu orang bertugas mengawasi lingkungan sekitar, sementara dua lainnya melakukan pencurian. Setelah berhasil mengambil barang berharga, dua pelaku langsung melarikan diri ke Parepare untuk menyeberang ke Kalimantan Tengah. Namun, rencana tersebut gagal karena petugas berhasil menghentikan mereka sebelum mencapai tujuan akhir.

Barang Bukti dan Penggunaan Uang Hasil Pencurian

Ketiga pelaku dibawa ke Polsek Tallo untuk diperiksa lebih lanjut, sekaligus mengamankan barang bukti yang mereka bawa. Selain emas, polisi juga menemukan alat-alat pencurian seperti kunci cadangan dan pita pengukur. Dalam pemeriksaan, mereka mengakui bahwa sebagian dari emas yang dicuri telah dijual untuk kebutuhan sehari-hari. Uang hasil kejahatan digunakan membeli dua unit ponsel, membayar sewa kamar kos, dan menyediakan dana untuk perjalanan ke Kalimantan.

"Uang hasil pencurian tersebut digunakan untuk kebutuhan pribadi pelaku, termasuk persiapan pelarian ke daerah yang lebih jauh. Kami sedang memeriksa apakah ada rencana selanjutnya atau masih ada anggota komplotan yang belum ditangkap," tambah AKP Asfada.

Penangkapan ini menunjukkan bahwa polisi terus berupaya mempersempit lingkup kejahatan komplotan pencuri rumah kosong di Makassar. Investigasi menunjukkan bahwa keempat anggota komplotan masih aktif di beberapa kota di Sulawesi Selatan sebelum mereka berencana melarikan diri ke Kalimantan. Dengan menangkap ketiga pelaku, pihak kepolisian kini fokus pada pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan rencana yang lebih besar dari operasi tersebut.