Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kecelakaan Maut di Gunungsitoli – IRT Tewas Mengenaskan Tergilas Truk Muatan Besi

Published Mei 22, 2026 · Updated Mei 22, 2026 · By Michael Jones

Kecelakaan Maut di Gunungsitoli: Tragedi Tergilas Truk Mengakibatkan Kematian IRT

Kecelakaan Maut di Gunungsitoli terjadi pada Rabu (20/5/2026), saat sebuah truk mengangkut besi tiba-tiba menyeruduk seorang ibu rumah tangga (IRT) yang sedang berada di jalur lalu lintas. Insiden ini menewaskan Salome Gulo, seorang warga Desa Bawadesolo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, yang sebelumnya sedang berbelanja sayur di dekat warung miliknya.

Detail Kecelakaan dan Lokasi

Menurut saksi mata di lokasi, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Truk yang melaju dari arah Kota Gunungsitoli menuju Kabupaten Nias Utara diduga mencoba menyalip kendaraan di depannya. Namun, karena situasi lalu lintas yang memadat dan kurangnya pengawasan, sopir truk terpaksa membanting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan. Tindakan ini justru membuat kendaraan menabrak korban dan menggilasnya secara mengenaskan.

Korban yang berada di depan toko sayur sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Thomsen Nias setelah tertindih rodanya. Meski petugas medis berupaya keras memberikan pertolongan, nyawa Salome Gulo tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat. Kejadian ini memicu kekacauan di sekitar lokasi, dengan warga berkerumun dan mencoba menolong korban sebelum petugas tiba.

Penyebab Kecelakaan dan Faktor Lalu Lintas

Berdasarkan laporan Polres Nias, penyebab utama kecelakaan ini adalah kurangnya kesadaran pengemudi truk terhadap kondisi jalan dan situasi sekitar. Faktor lain yang memperparah insiden adalah kecepatan tinggi kendaraan, yang menyebabkan reaksi refleks sopir terlambat. Dalam perjalanan ke lokasi, truk tersebut terlempar dari jalur yang semula direncanakan, sehingga membawa dampak fatal.

Peristiwa Kecelakaan Maut di Gunungsitoli ini juga menyoroti kepadatan lalu lintas di jalur tersebut. Area Bawadesolo dikenal sebagai jalur strategis yang sering dilalui oleh kendaraan bermotor, termasuk truk besar. Namun, kurangnya tanda jalan dan pengaturan lalu lintas yang tidak memadai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan serupa. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan mematuhi rambu lalu lintas.

Proses Investigasi dan Pemeriksaan

Saat ini, Satlantas Polres Nias sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memperjelas kronologi kecelakaan. Tim penyelidik telah mengumpulkan bukti, termasuk rekaman kamera pengintai di sekitar jalan serta keterangan saksi. Sopir truk yang terlibat dalam insiden ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan diperiksa lebih lanjut. Polisi juga menghimpun data mengenai kecepatan kendaraan serta kondisi saat kecelakaan terjadi.

Kecelakaan Maut di Gunungsitoli ini menjadi bahan perhatian publik karena melibatkan korban yang tidak bersalah. Salome Gulo, seorang ibu dengan anak-anak, meninggalkan dampak emosional yang besar di tengah masyarakat setempat. Kecelakaan ini mengingatkan kembali pentingnya keselamatan di jalan raya, terutama untuk pengemudi truk yang sering mengabaikan aturan berkendara.

"Kecelakaan Maut di Gunungsitoli ini menggambarkan risiko yang mungkin terjadi jika pengemudi tidak waspada. Kita harus mengambil langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang," kata Kanit Regident Satlantas Polres Nias, Ipda Mustika P. Sembiring.