Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kebakaran di Surabaya – Lansia Pemilik Toko Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi

Published Juni 1, 2026 · Updated Juni 1, 2026 · By Sarah Smith

Kebakaran di Surabaya: Lansia Pemilik Toko Tewas di Kamar Mandi

Kebakaran di Surabaya yang terjadi pada pagi hari Minggu (31/5/2026) menghebohkan warga sekitar. Peristiwa ini mengguncang Jalan Sidoyoso, Simokerto, Kota Surabaya, Jawa Timur, ketika api memporak-porandakan lantai dua sebuah ruko. Korban yang meninggal adalah seorang lansia, Tan Lian Wio (68), pemilik toko yang terjebak dalam kepungan api dan ditemukan tewas di dalam kamar mandi setelah upaya penyelamatan.

Kondisi Tempat Kebakaran dan Penyebab yang Diduga

Kebakaran di Surabaya ini terjadi saat siang hari, dengan api berkembang cepat dan memakan korban jiwa. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya segera merespons dan mengevakuasi jasad korban setelah mengendalikan api. Perkiraan awal menyebutkan bahwa penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di lantai dua, yang menjadi titik awal pemadaman. Meski demikian, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti.

Kejadian yang terjadi di Surabaya tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan bangunan lantai dua. Sejumlah warga menyatakan bahwa area tersebut jarang diakses oleh orang dalam keadaan darurat, sehingga memperparah kemungkinan korban terjebak. Dalam proses penyisiran, Tim Inafis Polrestabes Surabaya menyatakan bahwa korban tidak sempat menyelamatkan diri sebelum api menghabiskan tempatnya.

Reaksi Suami Korban dan Upaya Penyelamatan

Seorang laki-laki, Biantoro Raharjo, suami korban, menjadi saksi pertama kejadian tersebut. Namun, ia mengakui bahwa api sudah sangat ganas saat kejadian terjadi, hingga tidak mampu menyelamatkan istrinya. "Api sudah sangat besar di atas, saya tidak bisa masuk untuk menolong," kata Biantoro sambil menunjukkan rasa sedih. Suaminya tersebut masih terpantau di lokasi, sementara jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dokter Soetomo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kebakaran di Surabaya ini juga memperlihatkan kecepatan respons petugas. Dalam waktu kurang dari satu jam, api berhasil dipadamkan, meski tidak menyebabkan korban lain. Kebakaran yang terjadi di Surabaya ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kecelakaan serupa. Petugas menegaskan bahwa kejadian tersebut sedang diteliti secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan alat elektronik dan jalur evakuasi.

Langkah Pemerintah dan Penyelidikan Selanjutnya

Setelah kejadian kebakaran di Surabaya, pihak kepolisian langsung mengambil alih investigasi. Polrestabes Surabaya dan Polsek Simokerto bersama-sama menyelidiki faktor-faktor yang memicu kebakaran. Tim penyelidik juga memeriksa saksi-saksi lain, termasuk pengunjung toko pada saat kejadian. Kebakaran di Surabaya ini disebut-sebut sebagai insiden terparah dalam beberapa bulan terakhir di daerah tersebut.

Banyak warga setempat mengungkapkan bahwa mereka tidak menyangka kejadian seperti ini terjadi. Seorang warga, Yanti, mengatakan bahwa korban dikenal ramah dan selalu menjaga toko dengan baik. "Pak Tan sangat baik, jadi kita kaget saat mendengar berita ini," ujarnya. Penyebab kebakaran di Surabaya, meski masih dalam penyelidikan, menjadi fokus utama bagi pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sebagai informasi tambahan, kebakaran di Surabaya ini menyebabkan kerugian material yang signifikan. Diperkirakan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah, dengan sebagian besar area lantai dua hancur total. Meski tidak ada korban lain, kejadian ini memicu perhatian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kebakaran. Pemadam kebakaran dan pihak kepolisian berharap penyebab pasti akan terungkap dalam beberapa hari mendatang.