Nusantaranews1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus – Semburkan Abu Vulkanis Setinggi 1,5 Km

Published Juni 6, 2026 · Updated Juni 6, 2026 · By Sandra Thomas

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Semburkan Abu Vulkanis Setinggi 1,5 Km

Gunung Lewotobi Laki laki Meletus - Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada hari Sabtu (6/6/2026). Aktivitas vulkanis ini memancarkan kolom abu vulkanis yang mencapai ketinggian sekitar 1,5 km di atas puncak gunung, membuat masyarakat sekitar dan wisatawan harus waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengonfirmasi bahwa erupsi terjadi pukul 07.11 WITA, saat Gunung Lewotobi Laki-laki berada dalam status Level III Siaga. Fenomena ini menandai peringatan akan potensi aktivitas lebih intensif yang mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Detil Aktivitas Erupsi dan Dampak Terhadap Lingkungan

Dalam laporan PVMBG, kolom abu vulkanis teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal, arah semburan mengarah ke barat dan barat laut. Erupsi tersebut direkam di seismogram dengan amplitudo maksimum 44,4 mm dan durasi sekitar dua menit dua belas detik. Fenomena ini disertai dengan suara gemuruh yang lemah, menunjukkan bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki masih aktif dan memerlukan pengawasan ketat. Seiring dengan semburan abu, hujan abu vulkanik juga terjadi, yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari warga di kawasan sekitar.

"Kolom abu vulkanis teramati mencapai ketinggian 1,5 km di atas puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, sehingga masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang,"

tulis PVMBG dalam pernyataannya. Selain itu, aktivitas vulkanis ini juga mengingatkan bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki telah tercatat sebagai satu dari beberapa gunung berapi yang sering mengalami erupsi. Masyarakat sekitar, terutama di desa-desa seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, dan lainnya, diimbau untuk memantau perubahan cuaca dan kondisi gunung secara teratur.

Peringatan dan Langkah Keamanan untuk Masyarakat

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada hari itu menjadi salah satu yang paling signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Dalam upaya menjaga keamanan, PVMBG kembali mengingatkan warga untuk menjaga jarak dari zona radius lima kilometer di sekitar kawah aktif. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko terkena lontaran material vulkanis seperti lapil, batu, atau panas yang bisa membahayakan nyawa. Selain itu, warga juga diminta tetap tenang dan mematuhi arahan dari pemerintah daerah serta petugas di Pos Pengamatan Gunung Api.

Untuk memastikan keamanan, PVMBG merekomendasikan penggunaan masker atau penutup wajah bagi warga yang terpapar hujan abu vulkanik. Hal ini penting untuk mencegah gangguan pernapasan dan menjaga kesehatan respirasi. Masyarakat juga dianjurkan memperhatikan kondisi cuaca dan kesiapan evakuasi jika diperlukan. Wilayah seperti Nawakote, Klatanlo, dan Boru yang berada di jalur sungai bermula dari puncak Gunung Lewotobi Laki-laki perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar, yang bisa terjadi jika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Monitoring dan Upaya Mitigasi Bencana

Aktivitas vulkanis Gunung Lewotobi Laki-laki menjadi sorotan para petugas di Pos Pengamatan Gunung Api, yang terus memantau perubahan dari waktu ke waktu. PVMBG menyatakan bahwa kenaikan level siaga gunung berapi adalah tanda bahwa erupsi bisa terjadi kapan saja, sehingga perlunya peningkatan kewaspadaan dan penanganan bencana secara proaktif. Masyarakat juga dihimbau untuk memperhatikan informasi terkini dari lembaga tersebut untuk mengantisipasi risiko yang mungkin muncul.

Dalam beberapa hari terakhir, intensitas aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki terus bervariasi. PVMBG mencatat bahwa erupsi yang terjadi pada hari Sabtu (6/6/2026) merupakan bagian dari siklus erupsi yang lebih luas. Dengan kolom abu vulkanis mencapai 1,5 km, ini memberi indikasi bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki masih berpotensi meletus dalam jangka waktu pendek. Langkah-langkah mitigasi yang diambil oleh pihak berwenang membantu mengurangi dampak negatif dari erupsi tersebut terhadap lingkungan dan masyarakat.

Sejarah dan Konteks Geologis Gunung Lewotobi Laki-laki

Gunung Lewotobi Laki-laki merupakan salah satu gunung berapi yang aktif di wilayah Nusa Tenggara Timur. Gunung ini telah tercatat sebagai titik paling terkenal karena kejadian erupsi yang terjadi secara berkala. Sebelumnya, erupsi pada tahun 2020 dan 2022 menunjukkan bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki memiliki siklus aktivitas vulkanis yang tidak terduga. Penelitian menunjukkan bahwa ketinggian kolom abu vulkanis sekitar 1,5 km adalah salah satu indikasi bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki sedang dalam tahap intensifikasi.

Masyarakat lokal, yang sebagian besar bergantung pada pertanian dan pariwisata, harus beradaptasi dengan lingkungan berisiko ini. Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki tidak hanya memengaruhi kesehatan warga, tetapi juga mengganggu kegiatan ekonomi. PVMBG dan pemerintah setempat terus berupaya memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu untuk memastikan kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi. Dengan memantau aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki secara rutin, para petugas dapat memberikan peringatan dini yang efektif.