Berita
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Berita

Geger! Bayi Perempuan Masih Hidup Ditemukan dalam Kandang Sapi di Situbondo

Sarah Smith ⏱ 3 min read

Geger! Bayi Perempuan Masih Hidup Ditemukan dalam Kandang Sapi di Situbondo

Geger Bayi Perempuan Masih Hidup Ditemukan – Baru-baru ini, sebuah kisah mengejutkan menyebar di wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, setelah seorang bayi perempuan yang masih hidup ditemukan dalam kandang sapi di Desa Balung, Kecamatan Kendit. Sejak Rabu (13/5/2026), peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan antara warga setempat, karena bayi yang ditemukan tersebut diduga baru saja dilahirkan, sebagaimana ditunjukkan oleh tali pusarnya yang masih melekat. Kasus ini memicu kekagetan karena jarang terdengar bayi dibiarkan dalam kondisi yang rentan seperti ini di lingkungan pertanian.

Penemuan yang Membuat Warga Terkejut

Kisah ini dimulai saat Sujiman (74), warga lansia setempat, melihat sesosok bayi tergeletak di kandang sapi miliknya. Bayi itu tampak lemah dan memiliki bibir membiru, dengan kondisi tubuh yang dingin. Ia segera memberitahu tetangga terdekat, dan secara bersamaan, masyarakat langsung bergerak untuk mengevakuasi bayi tersebut. Seorang petugas dari Puskesmas Kendit, yang datang ke lokasi, menyatakan bahwa bayi ditemukan dalam kondisi kritis namun masih bernapas, sehingga memicu rasa haru dan kekaguman.

Pengambilan tindakan cepat oleh warga dan petugas medis menunjukkan upaya yang luar biasa untuk menyelamatkan nyawa bayi yang baru lahir. Dalam situasi darurat, mereka langsung melakukan pemeriksaan dasar sebelum mengirimkan bayi ke fasilitas kesehatan terdekat. Seorang saksi mata yang hadir di lokasi menuturkan bahwa bayi ditemukan secara tak terduga, bahkan beberapa warga sempat meragukan apakah bayi itu benar-benar hidup atau hanya sesuatu yang terlihat seperti bayi.

Penyelidikan Terhadap Kasus Bayi Perempuan Masih Hidup

Dalam penyelidikan awal, polisi mengamankan PI (22), seorang wanita muda yang diduga sebagai ibu dari bayi yang ditemukan. Menurut Kapolsek Kendit, Iptu Sugiono, PI sedang menjalani pemeriksaan untuk memperjelas latar belakang dan alasan mengapa bayi itu dibiarkan di kandang sapi. “Kasus Bayi Perempuan Masih Hidup ini masih dalam penyelidikan, dan kami ingin mengetahui apakah ini merupakan kejadian sengaja atau kecelakaan,” jelas Sugiono. Pihak kepolisian juga meminta bantuan tim medis untuk memastikan kondisi bayi tetap stabil sebelum dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, warga setempat memberikan dukungan moril kepada PI, karena mereka menilai kejadian ini bisa terjadi karena faktor ekonomi atau krisis. “Bayi itu mungkin diabaikan karena keadaan darurat, tapi sekarang kita harus memberinya peluang untuk hidup,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan nama. Beberapa penduduk juga mengungkapkan rasa terkejut atas keberhasilan bayi bertahan hidup dalam kondisi dingin dan keterbatasan perlindungan.

Kasus Bayi Perempuan Masih Hidup ini menjadi sorotan karena menunjukkan bagaimana bayi bisa berada dalam situasi yang terlihat mustahil. Dengan tali pusar yang masih tergantung, kondisi fisik bayi menunjukkan bahwa ia baru saja lahir, meski tidak secara langsung terlihat dari wajahnya yang terlihat lemah. Tim medis yang mengevakuasi bayi menyatakan bahwa ia membutuhkan perawatan intensif, namun hingga kini belum ada tanda-tanda bahaya yang mengancam.

Menurut sumber di Puskesmas Kendit, bayi tersebut diberi nama Siti, dan diperkirakan berusia sekitar satu hari. Saat ditemukan, bayi berkulit putih dan memiliki wajah yang terlihat menawan, meski kondisi fisiknya membutuhkan perhatian ekstra. Petugas medis juga mengatakan bahwa suhu lingkungan kandang sapi menjadi faktor penting dalam bertahan hidup bayi. “Kasus Bayi Perempuan Masih Hidup ini sangat mengejutkan karena banyak pertanyaan yang muncul mengenai bagaimana ia bisa bertahan dalam lingkungan yang tidak seharusnya ditempati bayi,” tutur seorang dokter di Puskesmas tersebut.

Dengan kemajuan yang terus terjadi, Siti kini dirawat di ruang isolasi Puskesmas Kendit, sebagaimana menurut laporan terbaru. Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan memantau kondisi PI sebagai saksi utama dalam kasus ini. “Kasus Bayi Perempuan Masih Hidup ini akan terus kita investigasi untuk mengetahui penyebab pasti, baik secara medis maupun sosial,” tambah Sugiono. Kepolisian juga berharap masyarakat bisa memberikan informasi tambahan untuk memperjelas kejadian tersebut.

Bagikan artikel ini