Regional

Kronologi Bus Tiara Mas Tabrak Truk Tangki di Tol Pasuruan Tewaskan 1 Orang

Daftar Isi
  1. Kecelakaan Maut di Tol Pasuruan: Kronologi Bus Tiara Mas Tabrak Truk Tangki
  2. Analisis Penyebab dan Upaya Peningkatan Keselamatan Jalan Raya

Kecelakaan Maut di Tol Pasuruan: Kronologi Bus Tiara Mas Tabrak Truk Tangki

Kronologi Bus Tiara Mas Tabrak Truk Tangki – Kecelakaan berat terjadi di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 816 Jalur A, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (18/6/2026). Peristiwa ini melibatkan bus Tiara Mas dengan nomor polisi AD 8992 CU yang melaju dari arah barat ke timur, serta truk tangki trailer bernomor polisi DN 8578 NU yang mengangkut bahan bakar tetes tebu. Kecelakaan tersebut menyebabkan satu penumpang tewas di tempat kejadian, sementara lima orang lain mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Ini adalah kejadian yang memicu kekawatiran terhadap keselamatan berkendara di jalur cepat.

Proses Terjadi dan Keselamatan Korban

Dalam kronologi kecelakaan Bus Tiara Mas Tabrak Truk Tangki, insiden berawal ketika bus melaju dengan kecepatan tinggi di jalur utama. Sopir bus, yang bernama Faisal, menurut sumber di lapangan, tampaknya tidak stabil saat mengemudi. Pada momen tertentu, bus tiba-tiba oleng ke sisi luar jalan, sehingga langsung menabrak bagian belakang kanan truk tangki yang melaju di depan. Benturan yang sangat keras menyebabkan kerusakan signifikan pada bagian depan dan sisi kiri bus, sementara truk hanya mengalami kerusakan pada bumper belakang.

“Sebelum kecelakaan, laju bus memang sudah kelihatan tidak stabil. Sopirnya sering ngebut dan beberapa kali mengambil lajur kendaraan lain dengan mendadak. Kemungkinan sopirnya kurang konsentrasi atau mengantuk,” ungkap Adiono, salah satu penumpang yang selamat.

Korban yang tewas adalah seorang penumpang bernama Rina, yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilarikan ke RSUD Tongas, Probolinggo. Sementara lima penumpang lain, termasuk anak-anak, menderita luka-luka ringan hingga sedang. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan medis, sementara sebagian besar penumpang yang tidak terluka dipindahkan ke bus pengganti oleh petugas lalu lintas.

Respons Darurat dan Upaya Evakuasi

Pihak pengelola jalan tol Paspro dan Satlantas Polres Pasuruan segera merespons kecelakaan Bus Tiara Mas Tabrak Truk Tangki. Sebuah tim evakuasi terdiri dari lima petugas, dua ambulans, serta satu mobil derek, diterjunkan ke lokasi dalam waktu kurang dari 15 menit. Kondisi cuaca saat itu dikatakan berawan dengan angin kencang, yang berpotensi memengaruhi kestabilan kendaraan.

Dalam proses evakuasi, petugas kesulitan mengangkat korban tewas karena bagian depan bus yang rusak parah. Namun, setelah dua jam, semua penumpang berhasil dievakuasi dan diantar ke tempat penampungan. Proses evakuasi terhambat karena keterbatasan sumber daya di lokasi, termasuk adanya pembatasan lalu lintas di sekitar KM 816 yang menyebabkan antrian panjang.

Analisis Penyebab dan Upaya Peningkatan Keselamatan Jalan Raya

Penyebab kecelakaan Bus Tiara Mas Tabrak Truk Tangki masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Tim investigasi dari Dinas Perhubungan Jawa Timur menyatakan bahwa faktor utama diperkirakan terkait dengan kurangnya konsentrasi sopir dan kondisi fisik yang lelah. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kecelakaan akibat peralatan kendaraan yang rusak atau kesalahan teknis.

Dalam upaya mencegah kecelakaan serupa, pihak berwenang telah mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti memasang pengeras suara di jalur cepat dan meningkatkan patroli di sekitar KM 816. Selain itu, petugas juga menyarankan kepada pengemudi untuk selalu memantau kecepatan kendaraan dan menghindari pengambilan lajur mendadak, terutama saat terjadi kemacetan atau kondisi jalan yang kurang rata.

Sebagai bagian dari pembelajaran dari kecelakaan ini, Dinas Perhubungan Jawa Timur berencana melakukan audit keselamatan di seluruh jalur tol Jawa Timur. Ini termasuk pemeriksaan lebih mendalam terhadap kesehatan pengemudi, serta peningkatan penggunaan teknologi seperti sensor kelelahan atau sistem perekam perjalanan (black box) di kendaraan umum.

Leave a Comment