Finance

Meeting Results: RUPST PTPP Rombak Pengurus, Novel Arsyad Tetap Jadi Dirut

RUPST PTPP Perbarui Susunan Pengurus, Novel Arsyad Tetap Bertindak sebagai Dirut

Meeting Results – Jakarta, 19 Mei 2026 – PT PP (Persero) Tbk (PTPP), sebagai perusahaan konstruksi dan investasi nasional, kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun anggaran 2025 di Kantor Pusat perusahaan, Jakarta. Acara ini menjadi penanda penting dalam menghadapi perubahan kebijakan dan strategi perusahaan, sekaligus menegaskan keberlanjutan kompetensi manajerial dalam menghadapi dinamika pasar. Meeting Results RUPST kali ini membawa pergeseran signifikan dalam struktur kepemimpinan, dengan penyesuaian susunan dewan komisaris dan direksi, namun tetap mengawali era baru dengan kepemimpinan yang stabil.

Kinerja Pengurus Lama Dibanggakan, Kemitraan Dengan Danantara Indonesia Diperkuat

Dalam Meeting Results RUPST, para pemegang saham PTPP memberikan apresiasi terhadap kinerja pengurus yang telah menjabat sejak beberapa tahun terakhir. Perusahaan konstruksi berbasis Danantara Indonesia ini mencatatkan prestasi yang menggembirakan, termasuk kontribusi signifikan dalam mendorong transformasi bisnis dan pembangunan infrastruktur nasional. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa selama tahun anggaran 2025, PTPP berhasil menyelesaikan proyek dengan nilai kontrak baru mencapai Rp24,95 triliun, terdiri dari 45 persen proyek pemerintah, 35 persen proyek BUMN, dan 20 persen proyek swasta.

“Komitmen pengurus lama terhadap tata kelola perusahaan yang baik dan strategi pengembangan jangka panjang menjadi fondasi yang kuat bagi keberhasilan bisnis PTPP selama masa jabatan mereka,” jelas Joko Raharjo. Ia menambahkan, selama 2025, perusahaan berhasil menjaga arus kas operasi tetap sehat sambil mengurangi beban liabilitas, yang menunjukkan konsistensi dalam manajemen keuangan.

Strategi Penguatan Dasar Bisnis dan Penyesuaian Struktur Organisasi

Meeting Results RUPST tidak hanya memperbarui susunan pengurus tetapi juga menegaskan komitmen perusahaan terhadap penguatan dasar bisnis. Perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas proyek yang dikerjakan, termasuk optimisasi penggunaan sumber daya manusia dan inovasi teknologi. Perubahan struktur organisasi ini dirancang untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam menghadapi tantangan industri konstruksi yang dinamis.

Dalam meeting results, PTPP juga menyampaikan proyeksi kinerja ke depan. Perusahaan mencatatkan peningkatan nilai kontrak baru hingga April 2026 sebesar Rp6,88 triliun, dengan sumber utama berasal dari proyek pemerintah (82 persen), proyek BUMN (10 persen), dan proyek swasta (8 persen). Ini menunjukkan bahwa kemitraan dengan sektor publik tetap menjadi pilar utama dalam pembentukan ekosistem bisnis PTPP.

Penyetujuan Pemindahan Saham Seri B sebagai Langkah Struktural

Selama meeting results, pemegang saham menyetujui pengalihan 31.619.477 lembar saham Seri B dari PT Danantara Asset Management (Persero) ke BP BUMN. Saham Seri B tersebut akan diubah menjadi Saham Seri A Dwiwarna sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN. Tindakan ini diharapkan meningkatkan stabilitas keuangan dan memperkuat keberlanjutan operasional perusahaan.

“Penyesuaian struktur saham ini merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang PTPP untuk memperkuat kemitraan dengan lembaga BUMN dan meningkatkan akses pembiayaan,” kata Joko Raharjo. Ia menjelaskan bahwa perubahan ini juga membantu memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing pemegang saham dalam mengarahkan arah bisnis.

Penyesuaian Susunan Dewan Komisaris dan Direksi untuk Kinerja yang Lebih Optimal

Meeting Results RUPST juga menghasilkan penyesuaian struktur dewan komisaris dan direksi PTPP. Perubahan ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi tata kelola perusahaan, memperkuat kompetensi manajerial, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif. Pemegang saham mengapresiasi keputusan untuk menjaga konsistensi dalam kepemimpinan, dengan Novel Arsyad tetap menjadi Direktur Utama.

Dewan komisaris terbaru terdiri dari lima anggota, di antaranya Komisaris Utama/Dhony Rahajoe, Komisaris/Setya Nugraha, Komisaris/Aisyah Zakiyyah, Komisaris/Giri Suprapdiono, dan Komisaris Independen/Tjia Marwan serta Ain Rika Armina. Di sisi direksi, selain Novel Arsyad, ada Direktur Keuangan/Faizal Rahmad, Direktur Manajemen Risiko & Legal/Tommy Wiranata A, Direktur Strategi Korporasi dan HCM/I Gede Upeksa Negara, Direktur Operasi Bidang Infrastruktur/Yul Ari Pramuraharjo, dan Direktur Operasi Bidang Gedung/Yuyus Juarsa.

Kemitraan Dengan Danantara Indonesia dan Harapan ke Depan

Sebagai perusahaan yang berada di bawah Danantara Indonesia, PTPP terus memperkuat kemitraan dalam menghadapi tantangan pasar. Meeting Results RUPST menjadi titik balik penting untuk menegaskan peran perusahaan dalam ekosistem bisnis nasional. Dengan penyesuaian struktur organisasi, PTPP berharap bisa mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan kinerja operasional yang lebih berkelanjutan.

Menurut Joko Raharjo, keputusan untuk mempertahankan Novel Arsyad sebagai Direktur Utama merupakan langkah strategis. “Kepemimpinan yang stabil memungkinkan perusahaan menjaga momentum pertumbuhan, sekaligus mendorong inovasi dan adaptasi terhadap perubahan kebijakan,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa meeting results ini tidak hanya menjadi dokumen resmi, tetapi juga merupakan komitmen kolektif pemegang saham untuk bersama-sama membangun masa depan perusahaan yang lebih baik.

Leave a Comment