Sport

Carrick di Ujung Tanduk! Juventus Bisa Gagalkan Rencana MU Rekrut Antonio Conte

codex-ae6e5fedf8534cc797e80f61c8b72412
Foto : Jessica Moore - nusantaranews1.com
Daftar Isi
  1. Related Reading
  2. Frequently Asked Questions

Nusantaranews1.com – MANCHESTER, Manchester United menghadapi dilema besar terkait masa depan Michael Carrick setelah Antonio Conte , sosok yang dikaitkan sebagai calon penggantinya, turut masuk radar Juventus. Situasi ini membuat manajemen Setan Merah berpotensi harus mengambil keputusan lebih cepat jika ingin mengamankan jasa pelatih asal Italia tersebut. Tekanan terhadap Carrick meningkat setelah Manchester United hanya bermain imbang 1-1 melawan Leeds United, di Elland Road.

Bryan Mbeumo mencetak gol untuk MU, sedangkan Dominic Calvert-Lewin menjadi pencetak gol Leeds dalam pertandingan tersebut. Hasil imbang itu belum cukup untuk meredakan keraguan terhadap kemampuan Carrick menangani Setan Merah. Sebelumnya, muncul desakan agar MU meraih kemenangan demi menjaga peluang pelatih tersebut bertahan di kursi kepelatihan.

Dalam tujuh pertandingan pertama Liga Inggris, Manchester United hanya mampu mencatatkan satu kemenangan. Kemenangan terakhir mereka di semua kompetisi sebelum hasil melawan Leeds disebut terjadi saat menghajar klub Azerbaijan, Sabah, dengan skor 4-0 pada 10 September. Catatan tersebut membuat awal musim MU menjadi yang terburuk sejak 1986.

Meski hasil imbang melawan Leeds dapat dianggap sebagai kesempatan memulai kembali, tekanan terhadap Carrick belum mereda. Di tengah situasi itu, nama Antonio Conte terus dikaitkan dengan Manchester United. Pelatih asal Italia tersebut sedang tersedia setelah meninggalkan Napoli pada akhir musim sebelumnya, sehingga membuka peluang bagi klub-klub yang membutuhkan pelatih baru.

Manchester United ternyata bukan satu-satunya klub yang tertarik memanfaatkan ketersediaan Conte. Media Italia, TuttoMercatoWeb, melaporkan Juventus kini turut masuk dalam persaingan untuk merekrut mantan pemain sekaligus pelatih mereka tersebut. Peluang Juventus merekrut Conte semakin menjadi perhatian setelah klub Turin itu kalah telak 0-3 dari Lazio pada pertandingan Minggu malam.

Suporter Juventus yang berada di Allianz Stadium bahkan terdengar meneriakkan nama Conte ketika tekanan terhadap pelatih Luciano Spalletti semakin meningkat. Juventus juga sedang menghadapi persoalan performa. Setelah menjalani tujuh pertandingan, klub raksasa Italia itu menempati peringkat kedelapan klasemen Serie A dengan koleksi 11 poin.

Conte memiliki hubungan panjang dengan Juventus. Dia pernah tampil lebih dari 400 kali sebagai pemain untuk klub tersebut, meraih lima gelar Serie A, serta menjadi bagian dari sejarah Juventus yang menjuarai Liga Champions pada musim 1995-1996. Jurnalis sepak bola Italia, Daniele Fisichella, menilai Juventus bisa menjadi pilihan utama Conte apabila klub tersebut dan Manchester United sama-sama mengajukan tawaran.

Penilaian itu disampaikannya dalam wawancara dengan talkSPORT. "Saya pikir jika Manchester United datang mengetuk pintu, Conte akan merasa siap menghadapi tantangan tersebut," kata Fisichella. "Meski begitu, saya merasa pilihan yang paling dia sukai tetap Juventus." Fisichella juga menilai kekalahan Juventus dari Lazio dapat semakin mendekatkan Conte dengan kemungkinan kembali ke Turin.

"Setelah hasil pertandingan malam ini (kekalahan 0-3 dari Lazio), mungkin dia selangkah lebih dekat untuk kembali ke Turin, atau tetap berada di Turin karena di sanalah dia tinggal dan senang menetap," ujarnya. Meski Juventus memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Conte, Manchester United masih mempunyai peluang untuk merekrutnya. Fisichella mengungkapkan, perubahan situasi keluarga menjadi salah satu faktor yang memungkinkan pelatih tersebut kembali bekerja di Inggris.

Conte sebelumnya meninggalkan Tottenham Hotspur beberapa tahun lalu. Menurut Fisichella, kondisi keluarganya kini berubah sehingga kepindahan kembali ke Inggris menjadi pilihan yang lebih memungkinkan. "Namun, setelah meninggalkan Spurs beberapa tahun lalu, keadaan keluarga dan keadaan pribadinya telah berubah.

Keluarganya akan lebih siap jika dia pindah kembali ke Inggris," kata Fisichella. Dia menjelaskan putri Conte kini sudah beranjak dewasa dan mulai menempuh pendidikan di universitas. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kebutuhan Conte untuk terus menetap di Italia.

"Dia sangat suka berada dekat dengan keluarganya, tetapi sekarang putrinya sudah dewasa dan kuliah di universitas, jadi tidak ada kebutuhan sebesar sebelumnya bagi dia untuk tetap berada di Italia." Menurut Fisichella, kesempatan meraih gelar Liga Champions dalam waktu dekat juga dapat menjadi pertimbangan penting bagi Conte. Dia menilai pelatih tersebut melihat sepak bola Inggris sebagai tempat yang lebih memungkinkan untuk mewujudkan ambisi tersebut dibandingkan Italia. "Dia memiliki ikatan keluarga yang sangat kuat, tetapi dia juga merasa jika kembali ke Inggris, di sanalah dia lebih mungkin memenangkan Liga Champions dalam waktu dekat dibandingkan di Italia." Fisichella menilai keberhasilan menjuarai Liga Champions dapat menjadi pencapaian penting untuk melengkapi perjalanan karier Conte.

Karena itu, tawaran dari Manchester United berpotensi menjadi kesempatan yang sulit diabaikan. "Itulah yang benar-benar perlu dia lakukan untuk melengkapi kariernya. Jadi, jika Manchester United datang memanggil, saya pikir dia akan merasa siap melakukannya, dan menurut saya itu akan menjadi penunjukan yang luar biasa bagi United." Meski demikian, Fisichella menilai kemungkinan Conte menangani MU akan lebih cocok sebagai solusi jangka pendek.

Dia memandang pelatih Italia tersebut dapat menjadi pilihan untuk memperbaiki performa tim yang dinilai belum memenuhi ekspektasi. "Penunjukan jangka pendek, tidak diragukan lagi, tetapi solusi cepat yang bagus untuk tim yang tampil di bawah performa." Persaingan mendapatkan Conte pun dapat menjadi faktor penting dalam keputusan Manchester United mengenai Carrick. Jika manajemen MU benar-benar ingin mengganti pelatih, ketertarikan Juventus bisa membuat perekrutan Conte semakin rumit.

Namun, hingga informasi dalam laporan tersebut, belum ada kepastian mengenai keputusan akhir Conte maupun perubahan resmi di kursi pelatih kedua klub.

Frequently Asked Questions

What is Carrick di Ujung Tanduk Juventus Bisa?

Carrick di Ujung Tanduk Juventus Bisa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Carrick di Ujung Tanduk Juventus Bisa matter?

Carrick di Ujung Tanduk Juventus Bisa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment