Lavrov: Washington Langsung Terlibat dalam Konflik Ukraina
Nusantaranews1.com – Manila — Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menyampaikan tuduhan serius kepada Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa Washington tidak hanya mendukung Ukraina secara pasif, melainkan turut serta secara aktif dalam perang yang telah berlangsung sejak tahun 2022 tersebut.
Alasan Keterlibatan Langsung AS
Menurut pernyataan Lavrov, keterlibatan Amerika Serikat terlihat jelas dari beberapa tindakan konkret. Pertama, pengiriman persenjataan yang digunakan untuk menyerang wilayah Rusia secara langsung. Kedua, penyediaan data intelijen yang mendukung operasi militer Ukraina.
Amerika, melalui penyediaan senjata yang didanai Uni Eropa, intelijen Starlink, dan banyak lagi, tidak hanya membantu tapi juga secara langsung ikut serta dalam penargetan (menggunakan) senjata Ukraina.
Pernyataan ini disampaikan oleh Lavrov selama konferensi pers yang diselenggarakan di Manila pada hari Rabu, 22 Juli 2026. Acara tersebut merupakan pertemuan para menteri luar negeri ASEAN dan Rusia.
Pertemuan dengan Marco Rubio
Lavrov juga mengonfirmasi bahwa ia akan berhadapan muka dengan rekan setingginya dari Amerika Serikat, Marco Rubio, pada hari Kamis berikutnya, 23 Juli 2026. Keduanya sama-sama hadir di kota Manila untuk acara diplomatik tersebut.
Kami bertemu dengan Marco Rubio singkat di sebuah resepsi kemarin, dan kami mengonfirmasi pertemuan akan berlangsung besok pagi. Saya berharap kami akan punya kesempatan untuk memberi tahu Anda mengenai kesan kami.
Sebelum pertemuan resmi tersebut, kedua menteri luar negeri sudah sempat berjabat tangan secara singkat di acara resepsi yang sama.
Fokus Pembahasan
Dalam pertemuan yang akan datang, Lavrov berencana untuk menanyakan posisi resmi Amerika Serikat terkait upaya penyelesaian konflik Ukraina. Selain itu, ia juga menyoroti peran AS dalam serangan-serangan Ukraina yang menargetkan fasilitas sipil dan permukiman di dalam wilayah Rusia.
