Kronologi 2 Warga Pemalang Tersambar Petir saat Tahlilan di Kuburan, 1 Tewas 1 Kritis
Badai Hujan Lebat dan Petir Melanda Desa Sikentung
Kronologi 2 Warga Pemalang Tersambar Petir – Di Desa Sikentung, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, sebuah badai hujan deras yang diiringi petir terjadi pada Kamis (14/5/2026). Dalam kejadian tersebut, dua warga tewas atau mengalami luka parah setelah tersambar petir saat sedang menggelar tahlilan di area TPU Dukuh Sikentung.
“Korban meninggal dunia berinisial AR (42), sedangkan M (60) mengalami luka-luka dan kini masih menjalani perawatan medis,” ujar Kapolsek Petarukan, AKP Amroni, seperti dikutip dari iNews Pemalang.
Menurut AKP Amroni, tahlilan yang digelar warga tiba-tiba terganggu oleh perubahan cuaca mendadak. Hujan deras dan kilat petir memaksa peserta kegiatan membubarkan diri dan mencari tempat berteduh. Tiga orang, termasuk AR dan M, memilih berlindung di bangunan penyimpanan keranda di kawasan pemakaman.
Korban AR dilaporkan meninggal dunia di lokasi akibat cedera serius di bagian telinga. Sementara M menderita luka pada bibir dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika untuk perawatan intensif. Warsito (42), yang juga hadir, berhasil selamat tanpa cedera.
Setelah kejadian, jenazah AR diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Korban luka masih menjalani pengawasan medis. Kapolsek menegaskan bahwa masyarakat diminta lebih berhati-hati saat cuaca buruk. Ia mengimbau agar menghindari berteduh di bawah pohon atau area terbuka.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera mencari tempat perlindungan yang benar-benar aman dan permanen saat hujan turun,” kata AKP Amroni.